Advertisement
Belanja Online Makin Diminati
Advertisement
JAKARTA—Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) meyakini minat masyarakat untuk berbelanja barang, termasuk produk kebutuhan sehari-hari akan terus mengalami peningkatan, sejalan dengan keinginan konsumen untuk dilayani, keterbatasan waktu, dan menghindari kemacetan jika harus mendatangi langsung toko.
Ketua Umum Aprindo Pudjianto mengatakan perkembangan minat belanja melalui Internet tersebut akan makin menguat mulai 2010 hingga 2020.
Advertisement
“Akan berkembang cara belanja melalui Internet,” kata Pudhjianto saat dihubungi melalui tele[pon genggamnya, hari ini, Kamis (28 /2/2013).
Menurutnya adanya tren minat belanja secara online tersebut, mendorong layanan Internet untuk keperluan tersebut terus bermunculan dan mudah diakses.
Tentunya, untuk bisa memenuhi permintaan antaran belanja dari konsumen yang memesan lewat Internet, mesti dilengkapi dengan keberadaan logistik dan memperhitungkan biaya antaran dengan keuntungan yang diperoleh.
“Tapi ten belanja online tersebut bukan berarti di masa depan toko menjadi hilang. Toko akan tetap bergerak,” kata Pudjianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Forbes April 2026: Kekayaan Elon Musk Tembus Rp13.746 Triliun
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Indosat Hentikan Iklan IM3 Soal Zakat yang Viral dan Menuai Protes
- Harga Pangan dan BBM Tekan Inflasi Jogja Saat Lebaran
- Stok Beras Digenjot, Bulog Siapkan Langkah Hadapi Kemarau Panjang
- Forbes April 2026: Kekayaan Elon Musk Tembus Rp13.746 Triliun
- Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Cek Rinciannya
- Sensus Ekonomi 2026 DIY Libatkan AI, Ini Dampaknya
- 133 Barang Tertinggal di KAI Jogja Saat Lebaran 2026
Advertisement
Advertisement





