NTT Kembali Diguncang Gempa M4,0, Rumah Rusak Capai 53.971
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Dua model memperlihatkan sejumlah produk terbaru Smartfren di sela-sela peluncuran smartphone terbaru itu di Jakarta, Rabu (16/4/2014). Pada kesempatan itu, Smartfren menggandeng PT Vitell Mobile Indonesia untuk melucurkan produk terbaru tablet Thuderstorm X10 yang dilengkapi dengan kamera depan 0,3 MP. Produk tersebut dipasarkan dengan harga sekitar Rp700.000 hingga Rp2.000.000. (Rahmatullah/JIBI/Bisnis)
Harianjogja.com, JOGJA- Pada Ramadan 2014, Smartfren menggelontorkan sejumlah promo bagi para pelanggan. Yang paling menarik adalah program promo potongan harga jajaran smartphone seri Andromax.
Regional Head Central Java & Kalimantan, Aris A Martono mengatakan, promonya adalah potongan harga selama bulan Ramadan untuk beberapa tipe andromax. Untuk program potongan harga, seri smartphone Smartfren Andromax G, G2, C, dan C2 akan diberikan potongan harga mencapai Rp300.000.
“Kami juga menawarkan program trade-in, program pembelian dengan sistem paket. Dengan program ini, pengguna dapat menukarkan segala macam ponsel dan langsung mendapatkan potongan harga sebesar Rp300.000 untuk seri Andromax U2, U3, V dan New V, serta potongan sebear Rp400.000 untuk seri Andromax Z,” jelas Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
KA Malabar tertemper truk di Klaten, Kamis (27/8/2026). Sejumlah perjalanan KA Daop 6 Jogja terdampak keterlambatan hingga 289 menit.
Lebih dari 400 WNA masuk daftar 579 wisatawan hilang akibat banjir bandang Nepal. India, AS, Australia hingga Jepang terdampak.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp81.800 per kg. Simak daftar lengkap harga pangan nasional berdasarkan PIHPS hari ini, Kamis 27 Agustus 2026.
Demo 27 Agustus di Kompleks DPR dikawal ketat. Water cannon, kendaraan lapis baja, dan 18.504 personel disiagakan.
Banjir bandang Nepal-Tibet menewaskan sedikitnya 160 orang dan menyebabkan ratusan orang hilang. Simak kronologi dan dugaan pemicunya.