Advertisement
PERTUMBUHAN EKONOMI : Triwulan I 2015, Ekonomi DIY Diperkirakan Tumbuh 4,75%
Advertisement
Pertumbuhan ekonomi di DIY masih ditopang konsumsi rumah tangga.
Harianjogja.com, JOGJA– Perekonomian DIY diproyeksikan tumbuh sebesar 4,75% pada triwulan I 2015. Proyeksi pertumbuhan tersebut meningkat dibandingkan pertumbuhan triwulan IV 2014 yang sebesar 4,20%.
Advertisement
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) DIY Arief Budi Santoso mengatakan penopang pertumbuhan ekonomi di DIY masih didorong oleh konsumsi rumah tangga seiring dengan peningkatan daya beli masyarakat. Konsumsi dan perbaikan daya beli masyarakat diperkirakan akan menumbuhkan industri makanan dan minuman.
"Setelah penurunan harga BBM daya beli masyarakat meningkat. Begitu juga terjadi peningkatan ekspor.
Kontribusi pertumbuhan ekonomi juga terlihat dari sektor pertanian dan industri pengolahan," kata Arief di
kantornya, Senin (16/3/2015).
Sayang, Arief tidak menjelaskan berapa prosentase pertumbuhan di ketiga sektor tersebut. Hanya saja, dia
menerangkan, proyeksi pertumbuhan perkonomian DIY juga didukung oleh semakin membaiknya perekonomian negara tujuan ekspor barang asal DIY, seperti Amerika Serikat (AS).
Meski begitu, bukan berarti tidak ada resiko penurunan pertumbuhan ekonomi di DIY. Menurut dia, kemungkinan tersebut masih ada terutama di sektor penyedia akomodasi dan makanan minuman seiring larangan pemerintah menggelar rapat atau kegiatan di hotel. Hal itu, lanjutnya, berdampak pada melambatnya pertumbuhan Meeting Intencive Converence and Exhibition (MICE) serta catering.
"Perekonomian di Jogja kan salah satunya dipengaruhi oleh jasa hospitality. MICE hotel menurun sehingga
perputaran uang ke Jogja berkurang. Kemungkinan ini risiko penurunan pertumbuhan,” kata Arief.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Banyuraden Sleman Raih Peringkat II Kalurahan Terbaik Nasional
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pos Indonesia Percepat Kiriman PMI lewat Layanan Kargo Baru
- Konsumsi BBM Subsidi di DIY Turun, LPG 3 Kilogram Naik
- Smartfren Merespons Gugatan Kuota Hangus di Mahkamah Konstitusi
- Harga Tanah Tinggi, Rumah Subsidi FLPP di DIY Kian Sulit Dibangun
- Libur Isra Miraj, Penumpang Stasiun Jogja Tembus 25.911 Orang
- Mulai Februari, Beras SPHP Bisa Dibeli hingga 5 Pack
- Harga Emas Sabtu 17 Januari, Galeri24 dan UBS Menguat
Advertisement
Advertisement




