Tragis! Siswi SD di Jenar Sragen Tewas dengan Luka Sajam
Bocah 11 tahun di Sragen ditemukan tewas dengan luka parang. Polisi selidiki dugaan pembunuhan di Jenar.
Karyawan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beraktivitas di ruang layanan Konsumen, Kantor OJK, Jakarta, Senin (23/10)./Antara-Akbar Nugroho Gumay
Harianjogja.com, SEMARANG—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperluas penyediaan akses keuangan masyarakat dengan menargetkan 40 Bank Wakaf Mikro (BWM) terbentuk. Lembaga ini berperan mendukung masyarakat ekonomi menengah ke bawah.
"Target 40 hingga akhir tahun, tetapi ini bukan target akhir. Kami akan tetap berusaha mengembangkan BWM ini kemana-mana, hingga ke luar Jawa," kata Ketua Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK, Heru Setiana, Jumat (27/7).
Dikatakan Heru, dengan semakin banyaknya BWM yang berdiri di pesantren-pesantren, nantinya masyarakat sekitar akan mendapatkan peluang sama untuk meminjam dana guna mengembangkan usaha.
"Masyarakat nanti bisa dapat kesempatan sama, tujuan pemberdayaan umat bisa jalan. Masyarakat akan semakin produktif. Kalau sejahtera ekonomi nasional pasti tumbuh," ujarnya.
Menurut dia, masyarakat sekitar lingkungan pesantren yang ingin menajadi nasabah akan diberi pelatihan dan bimbingan sehingga setelah menjadi nasabah sudah siap dengan usaha yang akan dijalankan.
"Sebelum menjadi nasabah ada pelatihan wajib, itu diharapkan supaya orang yang belum kenal BWM bisa kenal dulu. Polanya kita kenal dulu, kalau sudah kenal nanti saat jadi nasabah bisa langsung meminjam, tidak perlu lagi apa-apa, sudah bisa karena sudah percaya," ucapnya.
Secara nasional, OJK telah mendirikan sebanyak 26 BWM yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dan pada hari ini OJK juga baru saja meresmikan BWM di Pondok Pesantren Futuhiyyah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sehingga di Jateng kini telah ada total tujuh BWM.
Turut hadir dalam peresmian tersebut Staf Khusus Presiden Republik Indonesia bidang Keagamaan Dalam Negeri Abdul Ghofarrozin, anggota Komisi XI DPR Fathan Subchi dan Bupati Demak M. Natsir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Bocah 11 tahun di Sragen ditemukan tewas dengan luka parang. Polisi selidiki dugaan pembunuhan di Jenar.
Harian Jogja rayakan HUT ke-18 dengan bakti sosial di Panti Al Wahhaab Sleman, perkuat kepedulian dan pemberdayaan santri.
Kirab Budaya Tresna Pancasila di Malioboro Jogja padat pengunjung, gaungkan nilai Pancasila dan dorong pariwisata.
Haier luncurkan Horizon Collection di Jakarta, hadirkan kulkas premium dengan teknologi pendingin mutakhir dan hemat energi.
BNN ungkap penyelundupan 7,8 kg hasis oleh WNA Rusia di Bali. Penangkapan berlangsung dramatis setelah aksi kejar-kejaran.
Retro Groove 2026 di Sleman hadirkan lagu 80-an dan aksi sosial. Kaset 80an jadi jembatan nostalgia lintas generasi.