UAJY & MTG Dorong Mahasiswa Berkreasi, Ini Caranya

UAJY & MTG Dorong Mahasiswa Berkreasi, Ini CaranyaDirektur Utama PT Martina Berto Tbk, Bryan D. E Tilaar (tengah) dan Rektor UAJY, Gregorius Sri Nurhartanto (dua kanan) berfoto bersama seusai menandatangani perjanjian kerja sama untuk program MTG Goes To Campus, Jumat (8/2). - Harian Jogja/Rheisnayu Cyntara
09 Februari 2019 07:32 WIB Rheisnayu Cyntara Ekbis Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) bersama Martha Tilaar Group (MTG) mendorong mahasiswa untuk berkreasi melalui program Martha Tilaar Group Goes to Campus dengan acara Generasi Berkreasi. Penandatanganan perjanjian kerja sama antar kedua belah pihak ini dilaksanakan di Kampus II Gd.Thomas Aquinas UAJY, Jumat (8/2).

Dalam sambutannya Direktur Utama PT Martina Berto Tbk, Bryan D. E Tilaar mengatakan produk-produk beauty personal care Martha Tilaar yang menggunakan kekayaan alam Indonesia sebagai keunggulannya, MTG ingin berkontribusi untuk bangsa ini. Tak hanya dari sisi ekonomi, Bryan menyebut sesuai amanah UUD 45, MTG juga ingin berkontribusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satunya dengan menggandeng institusi pendidikan seperti UAJY. Kerja sama tersebut berupa pemberian soft skill bagi mahasiswa yang dikemas dengan menarik melalui Generasi Berkreasi.

Bryan menjelaskan acara Generasi Berkreasi punya empat format utama. Pertama yakni Gen Talk yang akan diisi oleh narasumber-narasumber mumpuni di bidangnya untuk berbagi pengalaman dan motivasi kepada generasi muda. Kedua Beauty Class yang akan memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang perawatan kecantikan diri dan menyiapkan mereka untuk masuk ke dunia kerja. Ketiga Beautyploration Zone berupa laboratorium mini tempat para mahasiswa bisa bereksperimen untuk membuat produk kecantikannya sendiri, mulai dari parfum hingga sampo. Keempat Competition yang akan berisi beragam lomba seperti packaging, formula composition, marketing research dan lain-lain.

"Sejak 2012 Martha Tilaar masuk ke kampus tetapi dengan format yang berbeda dengan sekarang. Ini jadi bukti concern kami terhadap perkembangan generasi milenial yang nantinya bakal jadi penerus bangsa. Apalagi pangsa pasar kami memang ada pada umur 20-35 tahun," katanya.

Dengan pemberian materi soft skill ini, Bryan berharap generasi milenial tak hanya menguasai hard skill dari universitas tetapi bisa mengkolaborasikan keduanya agar dapat sukses di dunia kerja. Di sisi lain, pemberian materi yang mengenalkan generasi milenial terhadap kekayaan alam dan nilai lokal Indonesia yang digunakan oleh MTG diharapkan dapat membentuk karakter anak muda yang bangga akan identitas keIndonesiaannya. "Kami akan mengajak mahasiswa untuk berkarya, punya inovasi dan kreasi sesuai kebutuhan masyarakat melalui program ini," ucapnya.

Pelaku Bisnis

Head of Corporate Communication & CSR Martha Tilaar Group, Palupi Candrarini menyatakan melalui Generasi Berkreasi pihaknya ingin mengajak generasi milenial untuk jadi pelaku bisnis bukan hanya pengguna produk. Maka salah satu cara yang dilakukan adalah membuka pintu industri untuk dipelajari lebih jauh oleh para mahasiswa. Hal ini menurutnya juga sejalan dengan visi pendiri MTG, Martha Tilaar yang fokus terhadap peningkatan kapasitas terutama perempuan. "Kami juga ingin menjembatani gap antara dunua akademik dengan dunia industri agar keinginan Ibu Martha untuk mencetak Martha Martha lainnya dapat terwujud," tuturnya.

Rektor UAJY, Gregorius Sri Nurhartanto menyambut baik kerja sama ini. Sebab ia meyakini MTG sebagai perusahaan yang besar punya perhatian yang sama besarnya terhadap kekayaan alam, budaya, dan juga pendidikan di Indonesia. Bahkan dalam kapasitasnya sebagai anggota dewan penyantun UAJY, Martha Tilaar tak pernah bosan untuk memberikan motivasi kepada generasi muda untuk terus mengembangkan diri. "Saya harap lewat kerja sama ini, universitas makin maju dan Martha Tilaar selalu sukses sebagai sebuah perusahaan yang concern akan potensi lokal untuk diangkat ke ranah global," tuturnya.