IJK Didorong Ikut Majukan Wisata DIY, Bagaimana Caranya?

IJK Didorong Ikut Majukan Wisata DIY, Bagaimana Caranya?Kepala OJK DIY Untung Nugraha (ketiga kanan), Ketua FKIJK DIY Santoso Rohmad (kedua kanan) dan Ketua Panitia Porseni FKIJK Tedy Alamsyah (kanan) ketika mengibarkan bendera Start fun Walk di kompleks Candi Banyunibo, Sleman, Sabtu (7/9)./ Harian Jogja - Kusnul Isti Qomah
09 September 2019 00:57 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor penopang perekonomian di DIY. Berbagai pihak diharapkan meningkatkan kontribusinya dalam mengembangkan pariwisata di DIY termasuk industri jasa keuangan (IJK) yang ada di DIY.

Ketua Umum Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DIY Santoso Rohmad mengungkapkan sudah sewajarnya IJK yang beroperasi di DIY ikut memajukan pariwisata. "Perekonomian di DIY ini kan ditopang pariwisata. Jadi, kami juga harus berkontribusi memajukan pariwisata di DIY," kata dia kepada wartawan di sela-sela Fun Walk Porseni FKIJK di Candi Banyunibo, Sleman, Sabtu (7/9).

Upaya yang bisa dilakukan selain menyediakan produk untuk mengembangkan usaha masyarakat dan pendampingan UMKM, juga dilakukan dengan menggelar kegiatan untuk mengenalkan potensi suatu daerah. Salah satunya melalui Fun Walk Porseni FKIJK yang diikuti sekitar 2.000 peserta yang merupakan pegawai dan keluarga IJK di DIY.

"Kegiatan ini puncak Porseni FKIJK untuk silaturahmi dan sinergi antarindustri. Kalau ada persoalan berkaitan dengan koordinasi bisa ditangani lebih mudah. Dan yang lebih penting adalah untuk mengenalkan mereka ke lingkungan di mana industri itu berada karena yang dilayani adalah masyarakat," ujar dia.

Menurut dia, pusat keramaian yang ada di perdesaan dan kecamatan harus dikenalkan pada industri jasa keuangan. Ketika sudah kenal, IJK itu pun akan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di pelosok.

"Banyaknya peserta bisa ikut mempromosikan objek wisata yang ada di DIY. Ini sebagai multiplier effect sehinga ekonomi di DIY yang ditopang pariwisata akan menguat dengan adanya event-event ini," papar dia.

 

Promosi Wisata

Kepala OJK DIY Untung Nugroho menyambut baik adanya agenda tersebut. Menurutnya kegiatan yang diadakan di destinasi wisata sekaligus menjadi ajang mempromosikan wisata di DIY. Hal ini merupakan wujud mendukung program pemerintah daerah yang sedang menggalakkan sektor pariwisata

"Dengan banyak mengadakan event, sekali rengkuh banyak manfaatnya. Selain mempromosikan, juga bisa memanfaatkan potensi kuliner daerah sekitar untuk konsumsi selama acara. Jadi, masyarakat enggak hanya dapat ramainya, tetapi juga laku dagangannya," jelas dia.

Ia mengungkapkan selain untuk promosi wisata, kegaitan semacam ini juga bermanfaat membangun IJK yang kompak dan solid meskipun di tengah persaingan yang ketat. Dengan sinergi antar-IJK maka akan tercipta suasana bisnis yang selaras, tentram, dan damai. "Kami ingin mengaktifkan komunitas dan OJK merangkul semua," ujar dia.

Ketua Panitia Porseni FKIJK Tedy Alamsyah mengatakan Fun Walk Porseni FKIJK diikuti sekitar 2.000 karyawan dan keluarga IJK yang ada di DIY. Fun Walk Porseni FKIJK ini merupakan rangkaian dari Porseni FKIJK. "Porseni ini kami gelar masih dalam semangat memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan RI. Selain fun walk ada juga pertandingan olahraga futsal dan tenis meja. Selain itu ada juga lomba seni melalui FKIJK Idol," ujar dia.

Ia berharap kegiatan ini juga bisa meningkatkan sinergi antara IJK yang ada di DIY. Diharapkan keberadaan IJK yang ada di DIY semakin mampu membawa dampak positif bagi ekonomi masyarakat sekitar. "Kami sengaja memilih Candi Banyunibo agar semakin populer. Kalau Prambanan, semua orang sudah tahu. Selain itu, untuk konsumsi, kami meminta masyarakat sekitar candi yang menyiapkan sehingga mereka juga ikut kecipratan rezeki dari kegiatan ini," ujar dia.