Sarihusada Raih Sertifikat Industri Hijau dari Kemenperin

Sarihusada Raih Sertifikat Industri Hijau dari KemenperinSekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Achmad Sigit Dwiwahjono (kiri) menyerahkan Sertifikat Industri Hijau kepada Manufacturing Director Danone Specialized Nutrition Delta Deritawan (kanan) di Jakarta, Senin (16/12)./ Ist. - Danone/Sarihusada
21 Desember 2019 07:22 WIB Mediani Dyah Natalia Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melalui Pabrik Sarihusada yang berlokasi di Klaten, Jawa Tengah menerima Sertifikat Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Sertifikat tersebut diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Achmad Sigit Dwiwahjono mewakili Menteri Perindustrian Republik Indonesia Airlangga Hartarto kepada Manufacturing Director Danone Specialized Nutrition Delta Deritawan pada Penganugerahan Penghargaan Industri Hijau di Jakarta, Senin (16/12). Sertifikat ini diberikan untuk industri yang secara aktif dan bijak menggunakan sumber daya dan teknologi yang ramah lingkungan dan mampu beroperasi secara efektif dan efisien.

Achmad dalam sambutannya menyampaikan saat ini industri hijau telah menjadi tuntutan pasar seiring dengan semakin tingginya kepedulian pasar terhadap kelestarian lingkungan dan pembangunan yang berkelanjutan. “Mendukung hal tersebut Kemenperin mempunyai beberapa strategi yaitu melalui kegiatan Penghargaan Industri Hijau; Sertifikasi Industri Hijau; Rintisan Teknologi Industri; Litbang Unggulan dan Sarana Penelitian Industri Terapan," kata dia seperti dikutip dalam rilis yang Harian Jogja terima pada Jumat (20/12).

Dalam apresiasi ini Sarihusada menjadi satu-satunya pabrik penghasil makanan sehat yang mendapatkan Sertifikat Industri Hijau 2019 pada 2019.  Sertifikat ini adalah apresiasi tertinggi yang diberikan oleh Kemenperin kepada industri. Pemeringkatan di bawah sertifikasi adalah dalam bentuk penghargaan yang terbagi dalam lima level pencapaian.

Kemenperin mendorong industri baik kategori skala kecil, menengah maupun besar untuk menerapkan prinsip-prinsip industri hijau dalam operasional proses produksinya. Perusahaan yang mendapatkan Sertifikat Industri Hijau 2019 ini adalah pelaku industri yang telah menerapkan basis inovasi yang tangguh dan berdaya saing tinggi serta tetap memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian lingkungan. Hal ini membuat dunia industri dalam negeri sebagai pendukung pertumbuhan ekonomi nasional terus berkembang menuju kinerja yang lebih baik.

 

Operasional Berkelanjutan

Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto merasa berbangga Sarihusada dapat terpilih menjadi salah satu pabrik dengan inisiatif operasional berkelanjutan terbaik dari Kemenperin. “Kategori Sertifikasi Industri Hijau adalah apresiasi tertinggi dan menjadi bukti komitmen kami yang kuat dalam mendorong sistem tata kelola yang efisien dan ramah lingkungan,” ujarnya

Sarihusada sebagai bagian dari Danone Specialized Nutrition adalah perusahaan yang menghasilkan berbagai produk nutrisi berkualitas bagi ibu dan anak di tahap awal kehidupan hingga usia sekolah. Untuk mendukung penyediaan gizi berkualitas yang didukung oleh ilmu pengetahuan. Baru-baru ini Danone membuka pusat penelitian kelas dunia di Jogja dengan nama Danone Nutricia Research – Sarihusada Research & Innovation (R&I) Center.

Danone memiliki visi One Planet One Health yang meyakini kesehatan manusia dan bumi saling terkait, baik setiap kali makan dan minum. “Kita ikut menentukan dunia yang ingin kita tinggali. Visi kami menentukan cara produk Danone diproduksi dan pendekatan kami untuk melindungi lingkungan. Sertifikasi Industri Hijau yang kami terima ini akan menjadi pelecut semangat kami sebagai pionir di industri makanan sehat selama lebih dari 60 tahun untuk terus menghasilkan produk terdepan yang sehat dan berkualitas serta mendorong berbagai inisiatif berkelanjutan,” kata dia.