Syukurlah, Kemarin Penerbangan Jogja-Halim Sudah Normal

Syukurlah, Kemarin Penerbangan Jogja-Halim Sudah NormalIlustrasi penumpang berada di sisi dekat jendela pesawat. - emirates247.com
03 Januari 2020 07:07 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Penerbangan yang menghubungkan Bandara Internasional Adisutjipto Jogja dan Jakarta Halim Perdanakusuma kembali normal pada Kamis (2/1). Sebelumnya, penerbangan  sempat mengalami pengalihan dan pembatalan pada Rabu (1/1) karena banjir yang melanda di Jakarta Halim Perdanakusuma.

General Manager PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Internasional Adisutjipto  Agus Pandu Purnama menyebutkanada 22 pergerakan Jogja-Halim atau 11 penerbangan. Dari 22 pergerakan tersebut sebanyak 12 pergerakan merupakan maskapai Batik Air dan sisanya Citilink. "Pagi hari [Rabu, 1/1], masih normal. Penerbangan paling pagi Citilink dan Batik Air bisa mendarat di Halim. Menjelang pukul 10.00 WIB, closed dan pukul 14.30 WIB mulai buka lagi. Kalau Notices to Airmen [Notam] pukul 14.00 WIB," kata dia, Kamis (2/1).

Ia mengungkapkan dari 22 pergerakan pada Rabu sebagian mengalami pembatalan dan pengalihan rute. Ada enam penerbangan dari Batik dan empat penerbangan Citilink yang melakukan reroute ke Bandara International Soekarno-Hatta, Cengkareng. "Perjalanan kemarin lancar sisanya cancel. Jadi penumpang bisa memilih reschedule atau refund. Kalau hari ini sudah lancar dan normal. Tidak ada yang mengubah rute ke Cengkareng," ungkap dia.

Pandu menyebutkan saat ini kondisi cuaca tidak bersabahat. AP I pun sudah mempersiapan jauh-jauh hari. Apabila cuaca tidak memungkinkan untuk mendarat misalnya jarak pandang di bawah minimal, maka tidak akan memaksakan untuk mendarat. "Kami akan mengarahkan ke YIA karena memang panjang landasan 3.250 meter sehingga memungkinkan. Di sana juga ada moda transportasi darat ada kereta api, DAMRI, dan ShuttleQ.

Ia menjelaskan untuk kondisi landasan baik Adisutjipto dan YIA aman dari banjir karena kondisi drainase yang memadai. Ketinggian tanah di YIA tujuh meter di atas rata-rata ketinggian daerah sekitar. "Di Adisutjipto kanan kirinya sungai dalam. Insyaallah aman. Tetapi, kami tetap antisipasi cuaca buruk karena ini jadi perhatian yang sangat serius," kata dia.

Untuk angkutan Natal dan Tahun Baru di Adisutjipto menurun karena terbagi dengan YIA. Dibandingkan masa Nataru 2018, jumlah penumpang di Adisutjipto turun 1,6%, tetapi dibandingkan harian mengalami kenaikan 30%. "Hal ini cukup membuktikan Jogja sangat diminati karena banyak destinasi wisata. Meskipun banyak pilihan moda transportasi darat, transportasi udara tetap diminati," terang dia.

 

Kembali Lancar

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menjelaskan seluruh layanan penerbangan dari dan menuju Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta (HLP) sudah normal kembali. "Operasional tersebut sesuai pemberitahuan resmi dari otoritas bandar udara setempat [Notam] setelah bandar udara dinyatakan aman untuk operasional penerbangan [safety for flight]," kata dia, Kamis.

Batik Air dan Wings Air menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat, sehingga operasional layanan penerbangan mulai berjalan lancar dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan (safety first). "Melalui Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma, rata-rata per hari yang dilayani pergi pulang (PP), Batik Air melayani 79 frekuensi terbang dan Wings Air delapan kali penerbangan," ungkap dia.

Sebelumnya, pada Rabu (1/1) ada 45 penerbangan Batik Air yang mengalami pengalihan pendaratan (divert) dan perubahan ruten penerbangan (reroute). Dari jumlah itu sebanyak lima penerbangan dari dan ke Jogja terpengaruh dan mengalami pengalihan.

Ada pula penerbangan Batik Air yang mengalami pembatalan (cancel flight) rute Jakarta Halim Perdanakusuma. Ada 21 penerbangan Batik Air yang dibatalkan dan salah satunya dari Jogja yaitu penerbangan ID-7531 rute Jakarta-Jogja Adisutjipto. "Ada juga potensi keterlambatan kedatangan dan keberangkatan [delay], pada penerbangan ID-6818 Soekarno-Hatta, Tangerang–Padang. Selain Batik Air, penerbangan Wings Air turut mengalami pembatalan. Ada delapan penerbangan yang terdampak," kata