Begini Kondisi Sigit, Petugas Satpol PP Bantul yang Pernah Tersengat Listrik

27 Januari 2020 17:07 WIB Abdul Hamied Razak Ekbis Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Masih ingat dengan Sigit Priyatmo, 34, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul yang mengalami luka bakar akibat tersengat listrik pada Selasa (3/9/2019) lalu?

Setelah mendapatkan perawatan insentif selama lima bulan di RSUP Dr. Sardjito, kondisi Sigit sudah membaik. Sigit bahkan sudah bisa melakukan aktivitasnya sehari-hari di rumah, meskipun belum pulih seluruhnya.

Dia bersyukur bisa kembali sembuh setelah mengalami luka bakar 30% diseluruh tubuh. Meskipun belum 100%, dia sudah bisa berjalan bahkan mengangkat kursi. "Alhamdulillah, meskipun saya hanya PHL [pekerja harian lepas] semua biaya ditanggung oleh BPJamsostek. Saya tidak mengeluarkan biaya apapun," kata Sigit, Senin (27/1/2020).

Sigit masih menunggu satu kali operasi di bagian tangan kanannya. Sebab tulang lengan masih melesat ke daerah bagian punggung akibat trauma karena terjatuh dari ketinggian. Sementara untuk jaringan kulit bekas terbakar listrik mulai tumbuh normal.

"Saya tidak bisa berkata-kata apalagi. Terutama mengenai biaya pengobatan. Terima kasih untuk BPJamsostek karena sangat membantu saya sampai sembuh," katanya.

 Sekadar diketahui warga Bantul dikejutkan dengan video viral petugas Satpol PP Bantul yang tersangkut tak sadarkan diri di baliho reklame Jalan Pleret Jambidan Banguntapan Bantul karena tersengat listrik. Saat itu, dua petugas menjadi korban. Selain Sigit, Ardi Suryo Nugroho, 30, meninggal dunia akibat peristiwa itu.

Sigit berhasil dievakuasi, sempat dirawat di rumah sakit Rajawali Citra Bantul sebelum dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito. Ia mengalami luka bakar dan trauma akibat terjatuh dari ketinggian. Sigit menjalani perawatan sejak 4 September hingga Januari 2020.

"Total biaya yang ditanggung oleh BPJamsostek sebesar selama rawat inap di RSUP Dr. Sardjito sebesar Rp147 juta lebih. Ini belum termasuk biaya rawat jalan [home care] dan rencana operasi pada lengan kanannya," kata Kepala BPJamsostek Cabang Jogja Ainul Khalid.

Dia bersyukur melihat perkembangan yang dialami Sigit. Kulit luka bakar berangsur normal. Untuk operasi pada lengan kanannya, diserahkan kepada Sigit apakah dilakukan di RSUD Penembahan Bantul ataupun RSUP Dr. Sardjito. "Ada pergeseran sendiri pada lengan kanannya. Organ lainnya tidak ada masalah bahkan kumis nya sudah tumbuh. Jaringan tubuh di tubuhnya normal," katanya.

Banu Hermawan Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito mengatakan luka bakar pasiennya tersebut sekitar 30%, namun mengalami multiple trauma. Karena mengalami kerusakan jaringan kulit karena luka bakar dan trauma karena terjatuh, selama menjalani perawatan Sigit ditangani lintas disiplin ilmu yang melibatkan dokter spesialis.

"Mulai dari Bedah Syaraf, Bedah Plastik juga," kata Banu.