Luar Biasa! RI Kantongi Pajak Digital dari Google Cs Sebesar Rp23 Triliun Lebih
Hingga 31 Maret 2024, DJP Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak dari sektor usaha ekonomi digital mencapai Rp23,04 triliun.
Suasana di Kantor Pos/ Bisnis
Harianjogja.com, JAKARTA - Meterai tempel Rp10.000 resmi diluncurkan dan sudah tersedia di Kantor Pos besar, hari ini Jumat (29/1/2021).
Vice President Remittance dan Business Development PT Pos Indonesia Meidiana Suryati ketersediaan untuk Kantor Pos cabang paling cepat tersedia Sabtu (30/1/2021) atau Senin depan (1/2/2021).
"Hari ini [Jumat] sudah siap untuk mulai dijual. Paling tidak di Kantor Pos besar. Di kantor cabang butuh distribusi, paling cepat mulai besok atau Senin," ungkap Meidiana kepada Bisnis, Jumat (29/1/2021).
Dia juga mengungkapkan bahwa PT Pos Indonesia sudah menerima stok meterai tempel sebanyak 120 juta keping dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Peruri.
Baca juga: Angka Kemiskinan Gunungkidul Naik
"Sudah kami distribusikan ke kantor pos induk di seluruh Indonesia," katanya.
Kemarin, Kamis (28/1/2021), Direktorat Jenderal Pajak (DJP) resmi memperkenalkan meterai tempel baru senilai Rp10.000, pengganti meterai lama desaiin tahun 2014.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan meterai tempel baru tersebut sudah bisa diperoleh masyarakat di Kantor Pos seluruh Indonesia.
“Meterai tempel baru ini memiliki ciri umum dan ciri khusus yang perlu diketahui oleh masyarakat,” katanya dalam siaran pers, Kamis (28/1/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Hingga 31 Maret 2024, DJP Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak dari sektor usaha ekonomi digital mencapai Rp23,04 triliun.
Ratusan biksu mengikuti prosesi pengambilan air berkah Waisak di Umbul Jumprit Temanggung. Ritual sakral ini jadi rangkaian penting Tri Suci Waisak.
Petani di Padukuhan Krajan, Poncosari, Srandakan, Kabupaten Bantul menghasilkan rata-rata 11,3-11,6 ton Gabah Kering Panen (GPK) per hektare dari demonstrasi pl
Bappenas mendorong hilirisasi sawit berbasis riset dan teknologi. Produk inovatif seperti kosmetik hingga material industri jadi fokus.
Pemkab Sukoharjo membatasi penggunaan gawai anak dan pelajar. Siswa dilarang pakai HP saat belajar, orang tua wajib awasi di rumah.
Bareskrim Polri menyidik dugaan manipulasi data ekspor sawit. Sejumlah dokumen dan komputer disita untuk mengungkap praktik under invoicing.