Advertisement
Sambut Tahun Kedua, PORTA by The Ambarrukmo Siapkan Strategi Baru
Hotel Manager, Muhammad Yusuf saat menyampaikan sambutan dalam acara peringatan HUT ke-1 PORTA by The Ambarrukmo di What The Deck!, Sabtu (20/2/2021). - Istimewa/PORTA by The Ambarrukmo
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Awal tahun ini, PORTA by The Ambarrukmo genap berusia setahun. Lantaran masih di masa pandemi Covid-19, peringatan hari jadi mereka gelar secara sederhana di What The Deck!, Sabtu (20/2/2021).
Acara tersebut dibuka oleh sambutan Hotel Manager, Muhammad Yusuf dan Cluster General Manager, Aris Retnowati. Selain itu dihadiri pula oleh President Director Ambarrukmo, Tjia Eddy Susanto, Managing Director Ambarrukmo, Haris Susanto dan Director Ambarrukmo, Titiek Wijaya. Secara simbolis, pemotongan tumpeng pertama dilakukan oleh Hotel Manager PORTA by The Ambarrukmo.
Advertisement
Cluster Marketing Communications, Nur Laili Apriliyani mengatakan perayaan ulang tahun di tengah pandemi membentuk kebiasaan baru yang berbeda, yakni pembatasan ketat jumlah kehadiran. Kesempatan ini juga menjadi ajang unjuk kemampuan bagi para staf.
“PORTA by The Ambarrukmo resmi berdiri pada 20 Februari 2020. Sebagai lifestyle hotel, kami mengadaptasi kultur modern yang melebur dengan kearifan lokal Jawa. Selama setahun ini, kami sudah melayani tamu dari berbagai wilayah, nasional dan internasional,” ucap dia, melalui siaran pers, Senin (22/2/2021).
Berdasarkan data, mayoritas tamu menginap datang dari wilayah Jabodetabek dengan jumlah angka mencapai 40%. Sedangkan 60% dari total tamu menginap berasal dari berbagai wilayah seperti Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali dan yang lainnya. Tamu internasional yang sudah merasakan sensasi menginap di PORTA di antaranya adalah dari Belanda, Singapura, Perancis, China dan Australia.
“Tamu-tamu internasional tersebut menginjakkan kaki di Jogja sebelum adanya pandemi Covid-19 di Indonesia,” kata Nur Laili.
Selain mendatangkan tamu-tamu menginap, PORTA by The Ambarrukmo juga menumbuhkan market meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE). Kebutuhan tersebut direspons dengan baik meskipun permintaan pasar menurun akibat kebijakan pemerintah terkait dengan pembatasan sosial.
“Market terbanyak MICE kami disabet oleh sektor edukasi. Tidak bisa dipungkiri bahwa lokasi berdirinya PORTA by The Ambarukmo cukup strategis, yakni berada di tengah dua universitas negeri ternama Jogja, UNY dan UGM,” kata dia.
Menuju tahun kedua, imbuh Nur Laili, PORTA by The Ambarrukmo memulai strategi-strategi baru sembari terus berinovasi. Pendekatan dengan market juga terus dilakukan, baik secara daring maupun luring.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
KA Gajayana Menemper Orang di Kalasan, KAI Ingatkan Area Steril
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Filipina Darurat Energi, Bergantung Batu Bara Indonesia
- Rencana WFH Seminggu Sekali Dinilai Belum Efektif Hemat BBM
- Update Harga Emas Hari Ini, Antam Naik, UBS dan Galeri24 Turun
- BI DIY: Inflasi Maret Berpotensi Naik Dipicu Permintaan Jelang Lebaran
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
Advertisement
Advertisement







