PT. KAI Daop 6 Layani Penumpang Khusus

PT. KAI Daop 6 Layani Penumpang Khusus Ilustrasi. - Bisnis/Himawan L Nugraha
14 Mei 2021 17:30 WIB Sirojul Khafid Ekbis Share :

Harianjogja.com, Jogja–Pemerintah melarang mudik Lebaran mulai 6 sampai 17 Mei. Selama larangan mudik, kata Manager Humas PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Jogja, Supriyanto, PT. KAI tetap melayani penumpang yang masuk dalam pengecualian larangan.

"Perjalanan KA Jarak Jauh pada masa peniadaan mudik dioperasikan untuk menyediakan konektivitas bagi orang-orang yang dikecualikan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah," kata Supriyanto, Jumat (14/5/2021).

Penumpang yang menjadi pengecualian di antaranya orang yang memiliki kepentingan untuk bekerja, perjalanan dinas, mengunjungi keluarga sakit, kunjungan duka dikarenakan anggota keluarga meninggal, perjalanan ibu hamil, dan kepentingan non mudik lainnya.

Selain surat bebas Covid-19 yang masih berlaku, syarat yang juga harus disertakan adalah Surat Izin Perjalanan tertulis dari atasan bagi pegawai maupun anggota TNI/Polri atau Surat Izin Perjalanan dari kepala desa/lurah bagi pekerja sektor informal dan masyarakat umum nonpekerja.

Syarat dan ketentuan selengkapnya terkait dengan perjalanan KA Jarak Jauh pada masa peniadaan mudik dapat dilihat pada web kai.id dan aplikasi KAI Access. "KAI berkomitmen untuk melayani masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku pada masa peniadaan mudik dengan terus menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan konsisten," kata Supriyanto.

Untuk Daop 6 Jogja, ada tiga KA keberangkatan yaitu KA Argo Lawu (Solobalapan–Gambir dan sebaliknya), KA Bengawan (Purwosari–Pasarsenen dan sebaliknya), serta KA Sri Tanjung (Lempuyangan–Ketapang dan sebaliknya). Sementara KA yang lewat di Daop 6 yaitu KA Argo Wilis (Bandung-Surabaya Gubeng), KA Gajayana (Gambir–Malang), KA Bima (Gambir-Surabaya Gubeng), dan KA Kahuripan (Blitar–Kiaracondong).