Mobil Bekas: MPV Rp100 Jutaan Masih jadi Primadona

Mobil Bekas: MPV Rp100 Jutaan Masih jadi PrimadonaIlustrasi tempat penjualan mobil bekas. - Antara/Chairul Rohman
07 Juni 2021 23:57 WIB Dionisio Damara Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – CEO OLX Group Indonesia Johnny Widodo mengungkapkan bahwa mobil low multipurpose vehicle (LMPV) dengan harga Rp100 jutaan menjadi segmen kendaraan yang diminati oleh pelanggan.

“Mobil merek Jepang, MPV kelas Rp100 jutaan masih diminati konsumen, seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, kemudian Brio,” ujarnya dalam webinar beberapa waktu lalu.

Johnny menambahkan bahwa menurut data OLX, karakteristik konsumen mobil di Indonesia cenderung menyukai pergi bersama keluarga besar. Alhasil, kendaraan multiguna dengan kapasitas yang lebih besar begitu diminati konsumen.

Berdasarkan data OLX Autos, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia dijual pada rentang Rp100 jutaan hingga Rp120 jutaan. Tipe ini merupakan generasi kedua yang rilis pada 2011–2015. Adapun, Avanza Velos keluaran 2011 dijual Rp110 juta.

Sementara itu, kondisi pasar mobil bekas (mobkas) menjelang akhir semester I/2021 menunjukkan tren pemulihan yang didorong kebijakan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPNBM) dan tradisi berbelanja selama bulan Ramadan.

Berdasarkan survei "Sentimen Pasar Mobil Bekas" yang dilakukan OLX Autos pada 11 April–2 Mei 2021 terhadap 1.193 responden yang terdiri dari pembeli, penjual perorangan, dan dealer, permintaan mobil bekas saat ini lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi.

Hal itu disebabkan masyarakat mencari moda transportasi yang lebih aman. Dari survei tersebut juga terlihat bahwa penggunaan mobil pribadi pada kuartal I/2021 tercatat mencapai 41 persen, sedangkan sebelum pandemi hanya sekitar 33 persen.

Memasuki akhir semester I/2021, kebijakan PPnBM yang berlaku sejak awal tahun ini turut mengubah perilaku konsumen dan dealer mobil bekas.

Dari sisi konsumen atau pembeli, survei tersebut memperlihatkan bahwa hanya sekitar 10 persen konsumen mobil bekas membeli mobil baru setelah relaksasi PPnBM diterapkan.

Sumber : Bisnis.com