Tak Semua Tutup, Sektor Esensial dan Kritikal di Mal Tetap Buka selama PPKM Darurat

Tak Semua Tutup, Sektor Esensial dan Kritikal di Mal Tetap Buka selama PPKM DaruratIlustrasi. - ANTARA FOTO/Feny Selly
03 Juli 2021 12:47 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sektor esensial dan kritikal yang buka di mal, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Sabtu (3/7/2021) – Selasa (20/7/2021) masih akan buka dengan jam operasional pukul 10.00 WIB – 20.00 WIB.

“Sesuai dengan ketentuan pemerintah maka Operasional Plaza Ambarrukmo termasuk mal lain di DIY yang masih open normal dari jam 10.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB adalah supermarket, toko obat, ATM dan khusus resto dengan transaksi delivery atau take away,” ucap General Manager Plaza Ambarrukmo, Surya Ananta, Jumat (2/7).

Pria yang juga Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DIY itu sebelumnya mengatakan mal di DIY akan patuh mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Selain sektor esensial tersebut akan tutup.

Baca juga: Jelang PPKM Darurat, Begini Suasana Pasar di Jogja

“Pada prinsipnya mengikat dari Pemerintah Pusat memang, akan mengikuti tidak mungkin berbeda atau tidak sesuai. Namun diperhitungkan dari sisi usaha atau ekonomi hal ini sangat memberatkan sebenarnya,” ucap Ketua APPBI DIY, Surya Ananta, Kamis (1/7/2021).

Ananta mengatakan dengan kondisi mal ditutup akan sangat besar dampaknya. Dikhawatirkan juga nantinya berimbas pada karyawan, karena masing-masing perusahaan atau ritel kondisinya berbeda. “Jangankan close, dikurangi jamnya lebih awal dari pukul 21.00 WIB ke 20.00 WIB saja itu sudah sangat berpengaruh pada traffic. Kami berharap tidak ada perpanjangan lagi nantinya,” ucap Ananta.

Menurut Ananta tidak perlu ada kekhawatiran berlebihan pada mal untuk masalah pencegahan Covid-19. Menurutnya Mal di DIY sangat ketat dalam menjalankan protokol kesehatan, mulai dari orang datang hingga saat di dalam mal, prokes selalu dijalankan. “Jangan ada kekhawatiran berlebih, karena sumber perputaran ekonomi juga [mal], dan telah menjalankan prokes dengan ketat,” ujarnya.