Advertisement
BI Perkirakan Pemulihan Ekonomi Menguat
Warga memperlihatkan uang lembar pecahan Rp75.000 usai melakukan penukaran di Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPw BI) Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/8/2020). - Bisnis / Rachman\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo optimistis pemulihan ekonomi baik secara global maupun domestik akan melanjutkan tren penguatan pada tahun depan.
Perry menyampaikan, risiko pandemi Covid-19, terutama dengan munculnya varian baru Omicron, masih akan menjadi risiko yang membayangi pemulihan ekonomi global pada 2022. Risiko lainnya muncul dari kelangkaan energi di tingkat global, juga kenaikan inflasi di negara maju, serta adanya gangguan dalam mata rantai pasokan global.
Advertisement
BI pun masih terus mencermati dampak dari normalisasi kebijakan moneter the Fed, bank sentral di Amerika Serikat, yang akan diikuti oleh kenaikan Federal Funds Rate (FFR).
Menurutnya, sejumlah risiko ini perlu terus diwaspadai ke depan. Namun, dia yakin pemulihan ekonomi pada 2022 akan berlangsung seimbang karena pemulihan tidak hanya terjadi di Amerika Serikat dan China, melainkan juga terjadi di Eropa dan Jepang. “Kami lihat ekonomi global akan tumbuh 5,7 persen pada tahun 2021 dana akan mencapai 4,4 pada 2022,” katanya dalam webinar Outlook Perekonomian Jakarta 2022 : Herd immunity & Pemulihan Ekonomi, Jumat (24/12/2021).
Perry menyampaikan, berlanjutnya pemulihan ekonomi tahun depan salah satunya akan didorong oleh stimulus kebijakan dan pembukaan sektor ekonomi yang masih terus berlangsung.
Selain itu, Perry memperkirakan volume perdagangan dan harga komoditas masih akan meningkat tinggi, sejalan dengan kenaikan permintaan, baik di negara maju maupun negara berkembang. Di sisi domestik, BI memperkirakan ekonomi akan tumbuh pada kisaran 3,2 hingga 4 persen pada tahun ini dan akan meningkat pada kisaran 4,7 hingga 5,5 persen pada 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
Advertisement
Rute dan Tarif Trans Jogja ke Destinasi Wisata dan Kawasan Strategis
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Harga BBM Tertahan Saat Minyak Dunia Melonjak Tajam
- WFH ASN Dimulai, Trafik Internet Diprediksi Tak Ada Lonjakan
- Tempe Indonesia Tembus Chile, Nilai Ekspor Rp2,1 Miliar
- Inflasi DIY Maret 2026 0,45 Persen, Lebih Rendah dari Februari
- Aturan BBM Subsidi Baru, Logistik Nasional Terancam Terganggu
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
Advertisement
Advertisement








