Tatu Bawa Kisah Luka dan Cinta dari Perjanjian Giyanti
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Ilustrasi LPG 3 Kg - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di wilayah di Jawa Tengah dan DIY dipastikan tetap aman meski konsumsi meningkat selama periode Lebaran. Stok energi bahkan tercatat mencapai sekitar sepuluh kali lipat dari kebutuhan normal harian.
Kondisi ini terjadi di tengah lonjakan penggunaan energi akibat mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan distribusi BBM dan LPG berjalan normal dengan pengawasan hingga tingkat SPBU.
“Distribusi tetap dimonitor sampai dengan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), dan saat ini di Jateng DIY belum ada keluhan stok,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, ketersediaan stok yang mencapai sepuluh kali lipat dari konsumsi normal menjadi faktor utama terjaganya pasokan di lapangan.
Berdasarkan data selama periode Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026, konsumsi BBM jenis gasoline meningkat signifikan sebesar 28,4 persen, dari 12.943 kiloliter menjadi 16.625 kiloliter per hari.
Puncak konsumsi terjadi pada 19 Maret 2026 dengan volume mencapai 20.681 kiloliter.
Di sisi lain, konsumsi gasoil (solar) mengalami penurunan sebesar 10,2 persen dari 7.069 kiloliter menjadi 6.350 kiloliter per hari.
Untuk LPG, realisasi harian juga meningkat 6,7 persen dari 4.854 metrik ton menjadi 5.179 metrik ton per hari.
Khusus LPG subsidi tiga kilogram, konsumsi naik 7,2 persen dari 4.630 metrik ton menjadi 4.965 metrik ton per hari, sementara LPG nonsubsidi justru turun 4,7 persen dari 224 metrik ton menjadi 214 metrik ton per hari.
Puncak konsumsi LPG tercatat pada 18 Maret 2026 dengan volume mencapai 5.424 metrik ton.
Taufiq menambahkan, Pertamina telah melakukan antisipasi sejak awal periode Satgas RAFI untuk menghadapi lonjakan konsumsi, termasuk saat puncak arus balik Lebaran.
Secara regional, ketahanan energi juga diperkuat dengan ketersediaan stok hingga 29,2 kali lipat dari rata-rata konsumsi harian.
Meski pasokan aman, masyarakat tetap diimbau menggunakan energi secara bijak dan efisien sesuai kebutuhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling. Berbagai inovasi layanan disiapkan guna mempermudah masyarakat di wilayah Bumi Handayani dalam menguru
Prakiraan cuaca DIY Jumat 21 Agustus 2026: udara kabur di Kulonprogo, Sleman, dan Kota Jogja. Bantul cerah, Gunungkidul berawan. Suhu 21-32°C. Cek selengk
Gempa M3,5 mengguncang Bantul dan sejumlah wilayah DIY. BMKG menyebut gempa dangkal itu dipicu aktivitas Sesar Opak.
Pendaftaran CPNS 2026 sekolah kedinasan dibuka Agustus. Simak 5 channel YouTube gratis untuk belajar TIU, TWK, TKP, SKD hingga SKB.