Sejumlah Harga Kebutuhan Pokok di Jogja Melonjak

Sejumlah Harga Kebutuhan Pokok di Jogja MelonjakPedagang sembako di Pasar Argosari, Wonosari, menunggui dagangannya, Kamis (20/2/2020). - Harian Jogja/Muhammad Nadhir Attamimi
29 Desember 2021 19:07 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah komoditas kebutuhan pokok mengalami lonjakan harga, dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi cuaca hingga permintaan pasar yang meningkat dinilai menjadi penyebab kenaikan harga tersebut.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yanto Aprianto mengatakan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan yaitu Cabai Rawit Hijau, pada Rabu (29/12/2021) menyentuh harga Rp55.167/kg, kemudian Telur Ayam Broiler di harga Rp26.667/kg. Selain itu juga, Daging Ayam Broiler di harga Rp35.500/kg, dan Minyak Goreng dikisaran Rp18.000/liter.

“Untuk cabai rawit mengalami kenaikan disebabkan karena kondisi cuaca penghujan, permintaan pasar mulai naik seiring naiknya okupasi hotel dan restoran. Sementara itu untuk telur dan daging ayam ras permintaan pasar dan turunnya bantuan Bantuan Pangan Non Tunai [BPNT] yang sekaligus diterimakan,” ujar Yanto.

BACA JUGA: Bisa Merusak Fungsi Otak, Jangan Beri Minuman Ini ke Anak Anda

Sementara itu, Minyak goreng disebabkan naik harga Crude Palm Oil (CPO) di pasaran dunia sehingga berimbas ke produk minyak goreng. Disperindag DIY dengan Dinas Kabupaten/ Kota yang membidangi perdagangan telah melaksanakan operasi pasar minyak goreng sebanyak 2,4 ton liter seharga 14.000/ liter.

Yanto mengatakan untuk Telur dan Daging Ayam Broiler mulai ada kenaikan pada minggu ketiga Desember, untuk cabai di minggu pertama di Desember. “Untuk telur ayam nanti mungkin akan terkoreksi di awal minggu Januari ,sedangkan minyak goreng kita sudah melaksanakan operasi pasar itu,” ujarnya.

Diprediksi sebagian komoditas akan mengalami penurunan harga. Namun, untuk minyak goreng kenaikan diperkirakan sampai semester pertama 2022.