Profil Bahlil Lahadalia, Karier Politik dan Kontroversi Raja Jawa
Profil Bahlil Lahadalia, perjalanan hidup, pendidikan, bisnis, jabatan politik, hingga kontroversi pernyataan Raja Jawa.
Para pelaku UMKM berfoto bersama di sela-sela sosialisasi penggunaan platform online di Prawirotaman, Mantrijeron Kota Jogja./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA-Di tengah perkembangan teknologi saat ini, bermunculan platform online yang memberikan kemudahan bagi masyarakat. Salah satunya aplikasi buatan lokal bernama Jogjakita yang menyediakan berbagai layanan transaksi, transportasi hingga distribusi barang secara online.
Platform ini telah tersedia di Playstore seperti aplikasi lain. Aplikasi ini memberikan kemudahan bagi para pelaku UMKM di Jogja dalam melakukan transaksi. Sosialisasi diberikan kepada para pelaku UMKM, masyarakat wirausaha terkait kemudahan dalam mengakses dan memanfaatkan berbagai fitur layanan di Greenhouse, Prawirotaman, Kota Jogja
Salah satu pelaku UMKM di Prawirotaman, Mantrijeron, Kota Jogja Fatma mengatakan keberadaan aplikasi tersebut sangat membantu dalam menjalankan usahanya. Mulai dari transaksi tidak harus datang ke lokasi melainkan bisa memesan secara online
"Tentu kami menyambut baik dengan hadirnya aplikasi Jogjakita karena lebih membantu kami pelaku usaha lewat berbagai program kemudahan yang diberikan. Kebetulan ada banyak promo untuk pelaku UMKM ini sangat membantu," katanya, Rabu (27/7/2022).
Baca juga: Untuk Pemulihan Ekonomi, 20 UMKM di Jogja Dapat Bantuan
Penangggungjawab kegiatan sosialisasi Jogjakita Bondan kemudian diberikan kepada pelaku UMKM sebagai wujud dukungan untuk megembangkan produk lokal asli Jogja. Hal itu sejalan dengan visi misi platform yang mengangkat kearifan lokal. Khusus pelaku UMKM ada layanan salah satunya JogjaKurir dengan pemberian potongan 30% untuk pengiriman paket ke berbagai lokasi di area DIY.
"Kelebihan yang di tawarkan lainnya adalah pengiriman bisa dilakukan langsung kelima tujuan sekaligus dalam sekali antar," katanya
Ia menggandeng banyak pelaku UMKM di seluruh wilayah Jogja untuk berkolaborasi bersama, sehingga kemudahan itu tak hanya bisa dirasakan manfaatnya bagi personal pengguna saja, melainkan dapat memberikan dampak positif bagi suatu komunitas pelaku usaha kecil di Jogja.
"Karena ini platform buatan lokal tentunya menjadi suatu kebanggaan dan nilai tersendiri untuk Jogja. Saat ini sudah banyak masyarakat Jogja dari kalangan pelaku usaha, karyawan, mahasiswa bahkan pelajar yang mengakses aplikasi ini," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profil Bahlil Lahadalia, perjalanan hidup, pendidikan, bisnis, jabatan politik, hingga kontroversi pernyataan Raja Jawa.
Sejumlah tokoh nasional dan pimpinan ormas menyampaikan lima tuntutan dalam Aksi Rakyat Bela Indonesia di Jakarta, Minggu (8/11/2026).
Dishub DIY mengembangkan Sigap Aset untuk memantau perlengkapan jalan. Data 2026 mencatat kekurangan 27.590 unit dari total kebutuhan.
Bapanas dan Satgas Pangan Polri memperketat pengawasan distribusi beras SPHP dan RPK menyusul temuan pengoplosan serta penjualan kembali dengan harga tinggi.
Pemkot Jogja menyiapkan pembiayaan melalui Jamkesda bagi korban kekerasan saat demonstrasi 28 Oktober 2026 setelah verifikasi Dinsos.
KSPSI AGN-ATUC Gunungkidul mengusulkan UMK 2027 minimal Rp2.659.000 atau naik 7,5%-10% demi menjaga daya beli pekerja.