Advertisement
Finnet Dukung Digitalisasi Sistem Pembayaran Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung
Asisten Deputi Bidang Jasa dan Logistik Kementrian BUMN Desty Arlaini (kiri), Direktur Enterprise Business Finnet Indonesia Irena Aldanituti (tengah), dan Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi (kanan) berfoto bersama usai penandatanganan perjanjian kerja sama antara Finnet dan KCJB, Rabu (1/2/2023). - Ist
Advertisement
JAKARTA—Dalam upaya mendukung digitalisasi sektor transportasi, PT Finnet Indonesia, anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang berfokus pada penguatan financial technology menandatangani nota kesepahaman dengan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dengan ruang lingkup “Pengembangan Integrasi Sistem Pembayaran & Dompet Elektronik” proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB). Turut hadir dalam peresmian kerja sama ini Direktur Enterprise Business Finnet Irena Aldanituti, Direktur Utama PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi, serta beberapa entitas BUMN, partner OTA (Online Travel Agent) dan mitra bisnis lainnya. Penandatanganan nota kesepahaman ini berlangsung di kantor KCIC, Halim Office Jakarta, pada Rabu (1/2/2023).
Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau dikenal juga dengan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) merupakan perusahaan konsorsium BUMN Indonesia dibawah PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dan konsorsium China dibawah Beijing Yawan HSR Co Ltd. KCIC. Inisiasi kerjasama Finnet dan KCIC untuk layanan Payment Gateway telah dicanangkan sejak bulan September 2022.
Advertisement
Melalui kolaborasi ini, Finnet berkomitmen untuk mendukung penyediaan solusi pembayaran tiket KCIC melalui Payment Gateway Finnet aplikasi milik KCIC. KCJB merupakan proyek strategis nasional di sektor transportasi dengan target akan beroperasi pada pertengahan tahun 2023. Melalui kerja sama ini, diharapkan Finnet dapat membentuk ekosistem bisnis digital di industri transportasi dan mampu meningkatkan daya saing Finnet dalam melakukan penetrasi pasar. Selain itu, melalui sinergi ini juga diharapkan dapat dapat mendukung terwujudnya transportasi antar kota yang terintegrasi serta menciptakan customer experience terbaik bagi masyarakat.
Direktur Enterprise Business Finnet Irena Aldanituti pada kesempatan ini menyampaikan bahwa, “Kolaborasi pada proyek KCJB merupakan peluang yang baik bagi Finnet untuk menciptakan sinergi value yang besar dalam sektor transportasi. Kedepannya, Finnet akan terus berupaya untuk terus menyediakan berbagai solusi pembayaran digital dan turut serta mengakselerasi transformasi digital untuk menjadi Digital Financial Service terdepan pilihan masyarakat,” ujar Irena.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Venezuela Punya Cadangan Minyak Terbesar, tapi Produksi Anjlok
- Penjualan Tiket KAI Tembus 4 Juta pada Arus Balik Nataru
- GIPI DIY: Nataru Ramai, Lama Tinggal Wisatawan Masih Jadi PR
- Emas Antam Terjun Bebas, Harga Turun Rp95.000 per Gram
- Penjualan Tiket Kereta Api Jarak Jauh Melonjak hingga Jutaan Kursi
Advertisement
Advertisement
Favorit Nataru, KA Joglosemarkerto Angkut Puluhan Ribu Penumpang
Advertisement
Berita Populer
- GIPI DIY: Nataru Ramai, Lama Tinggal Wisatawan Masih Jadi PR
- OJK DIY Catat Industri Jasa Keuangan Tumbuh Stabil
- Penjualan Bakpia dan Wingko Pasar Ngasem Ditarget Naik 50 Persen
- Mentan Percepat Rehabilitasi Irigasi Demi Swasembada Beras
- Penjualan Tiket KAI Tembus 4 Juta pada Arus Balik Nataru
- BRI Pasang PJU Tenaga Surya di Desa Sumberagung Grobogan
- Harga Emas UBS dan Galeri24 Pegadaian Stagnan Hari Ini
Advertisement
Advertisement




