Advertisement
Cabai Turun, Bagaimana Harga Kebutuhan Pangan Lainnya? Cek di Sini!
Tumpukan cabai di salah satu kios milik pedagang di Pasar Argosari, Wonosari, Rabu (13/2/2019). - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Harga beberapa bahan pangan di Jogja beberapa waktu lalu sempat mengalami kenaikan karena momentum Lebaran. Apakah harga pada Jumat (28/4/2023) hari ini mengalami perubahan?
Berdasarkan pantauan petugas Dinas Perdagangan DIY, sejumlah bahan pangan mengalami penurunan harga. Namun secara umum, harga masih sama dengan pekan lalu.
Advertisement
Harga bahan pangan yang terpantau turun adalah cabai rawit hijau yang pekan lalu mencapai Rp44.125 dan hari ini turun menjadi Rp42.667. Harga tersebut merupakan harga rata-rata di Pasar Beringharjo, Pasar Kranggan, Pasar Demangan dan Pasar Prawirotaman.
Untuk selengkapnya, berikut ini daftar harga kebutuhan pangan di DIY:
Baca juga: Angka Kunjungan di Desa Wisata Kulonprogo Meningkat Ketika Libur Lebaran
- Beras medium IR I: Rp12.475
- Beras premium Raja Lele: Rp14.200
- Gula pasir: Rp13.500
- Minyak goreng kemasan premium: Rp17.750
- Terigu Segitiga Biru: Rp11.875
- Daging sapi paha belakang: Rp133.750
- Daging ayam broiler: Rp42.250
- Telur ayam negeri: Rp27.750
- Cabai merah keriting: Rp26.250
- Cabai rawit hijau: Rp42.667
- Cabai rawit merah: Rp23.667
- Bawang merah: Rp36.000
- Bawang putih sinco: Rp25.500
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Hari Ini, UBS dan Galeri24 Anjlok, Antam Stabil
- Harga Emas Turun Tajam Banyak Investor Mulai Beralih
- Harga BBM Tertekan Irlandia Siapkan Langkah Cepat
- Pasokan Solar untuk Petani Mulai Dibatasi di Inggris
- Arus Balik Lebaran BBM Tetap Tersedia, Antrean Mulai Normal
- Krisis Energi, Korsel Ketatkan Pembatasan Kendaraan di Hari Kerja
- Filipina Darurat Energi, Bergantung Batu Bara Indonesia
Advertisement
Advertisement








