Ekspor DIY Juli 2026 Capai US$50,64 Juta, Surplus Perdagangan US$37,43 Juta
Ekspor DIY Juli 2026 mencapai US$50,64 juta dan impor US$13,21 juta. Neraca perdagangan surplus US$37,43 juta.
Ilustrasi inlasi diy pertumbuhan ekonomi./IST
Harianjogja.com, EKBIS—Laju inflasi DIY pada April 2023 tercatat 0,22% secara bulanan atau month to month (mtm), melandai dibandingkan bulan sebelumnya 0,60% mtm. Lebih rendah dari rata-rata nasional sebesar 0,33% mtm. Lalu apa saja faktor peredam dan pendorong laju inflasi April di DIY?
Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan DIY, Budiharto Setyawan mengatakan laju inflasi DIY pada April 2023 terkendali seiring dengan terjaganya stabilitas harga komoditas pangan strategis di momen ramadan dan lebaran. Komoditas pangan yang dimaksud khususnya untuk aneka cabai dan telur ayam ras.
BACA JUGA: Inflasi DIY April 2023, 0,22% Lebih Rendah dari Rata-rata Nasional
Harga cabai turun beriringan dengan masuknya masa panen di DIY dan lainnya. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) rata-rata harga cabai rawit dan merah sepanjang April 2023 sebesar Rp37.500 per kg dan Rp42.800 per kg. Lebih rendah dari harga bulanan sebelumnya, masing-masing di Rp41.000 per kg dan Rp61.150 per kg.
"Melandainya inflasi didukung oleh turunnya harga komoditas pangan. Khususnya aneka cabai dan telur ayam ras," ucapnya, Rabu (3/5/2023).
Sementara untuk harga telur ayam ras terpantau di posisi Rp28.150 per kg, turun dari harga sebelumnya Rp28.450 per kg pada Maret 2023. "Salah satunya didukung adanya pelaksanaan Kerjasama Antar Daerah (KAD) antara pemerintah kabupaten (Pemkab) Sleman dengan Pemkab Blitar untuk pemenuhan kebutuhan komoditas tersebut," jelasnya.
Di sisi lain faktor pendorong inflasi bulan April 2023 disumbang dari sektor transportasi dan kenaikan harga rokok kretek. Untuk transportasi khususnya disumbang dari angkutan udara dan kereta api. Seiring dengan meningkatnya permintaan pada momentum lebaran dan libur panjang.
BACA JUGA: Kunjungan Turis Asing ke DIY Melonjak, Begini Detail Angkanya
Menurutnya, berdasarkan data dari berbagai sumber tercatat jumlah kunjungan ke destinasi wisata meningkat pada saat libur lebaran, dengan rata-rata jumlah kunjungan 24.000-25.000 orang per hari. Penumpang kereta api selama periode 26-30 April 2023 berkisar 11.000-12.000 penumpang per hari. Meningkat dibandingkan saat ramadan di posisi 5.000-7.000 per hari.
"Sementara jumlah kunjungan menggunakan kendaraan bermotor DIY mencapai dua juta kendaraan," jelasnya.
Selain transportasi, kenaikan harga rokok kretek filter juga menyumbang inflasi April 2023. Harga rokok di tingkat produsen naik dampak dari kenaikan cukai rokok 10% sejak 1 Januari 2023.
"Kami proyeksikan adanya kenaikan cukai rokok ini juga akan berpengaruh pada inflasi rokok sepanjang 2023. Tekanan inflasi juga disebabkan oleh kenaikan harga emas perhiasan seiring dengan menguatnya harga emas global dan tingginya permintaan jelang lebaran."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekspor DIY Juli 2026 mencapai US$50,64 juta dan impor US$13,21 juta. Neraca perdagangan surplus US$37,43 juta.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 23 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.