KPK Pastikan Perkara Inkracht, Pemda DIY Bisa Lanjutkan Perbaikan Mandala Krida
Kepastian hukum perkara korupsi Mandala Krida membuka jalan bagi Pemda DIY melanjutkan rehabilitasi. DED stadion disiapkan pada 2027.
Ilustrasi pinjol - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja outstanding pembiayaan fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman online (Pinjol) Mei 2023 sebesar Rp51,46 triliun. Tumbuh 28,11% secara tahunan atau year on year (yoy).
Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi, Aman Santosa menyampaikan dari jumlah ini sebesar 38,39% merupakan pembiayaan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Penyaluran kepada UMKM perseorangan dan badan usaha masing-masing Rp15,63 triliun dan Rp4,13 triliun.
BACA JUGA : Catat! Ini Daftar Terbaru 50 Pinjol Ilegal Versi OJK
"Data outstanding pembiayaan tersebut adalah nilai pokok pinjaman dari masyarakat yang masih beredar melalui pinjaman online di mana jumlahnya masih bisa naik ataupun turun serta bukan angka pinjaman yang bermasalah," ucapnya dalam keterangan resmi, Sabtu (8/7/2023).
Angka pinjaman yang bermasalah, di industri fintech P2P lending atau Pinjol disebut Tingkat Wanprestasi 90 hari atau TWP90. Sampai Mei 2023, TWP90 meningkat namun tetap terjaga di bawah threshold menjadi 3,36%, dari April 2023 sebesar 2,82%.
"Batas angka waspada atau threshold yang dipakai OJK sebagai acuan pengawasan dari TWP90 adalah 5%," katanya.
Ia menyebut, tingginya pertumbuhan pembiayaan Pinjol ini menunjukkan fungsi intermediasi yang berjalan dan tingginya kebutuhan masyarakat dan pelaku UMKM akan akses keuangan yang lebih mudah dan cepat dibandingkan melalui perbankan atau perusahaan pembiayaan.
"OJK juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai instrumen komunikasi untuk memanfaatkan pinjaman online ini secara bijak seperti untuk kebutuhan yang produktif dan bukan untuk kepentingan konsumtif."
BACA JUGA : 6 Bulan, OJK Terima Lebih dari 4.000 Aduan Pinjol Ilegal
Ia menghimbau masyarakat memilih Pinjol yang sudah berizin OJK, yaitu sebanyak 102 perusahaan. Sekaligus meminta agar tidak menggunakan Pinjol ilegal, sebab banyak merugikan masyarakat.
"Untuk mengetahui pinjaman online yang berizin OJK, masyarakat dapat menghubungi Kontak OJK 157 melalui telepon 157, Whatsapp dengan nomor 081-157-157-157 dan email: [email protected] atau mengunjungi website www.ojk.go.id," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepastian hukum perkara korupsi Mandala Krida membuka jalan bagi Pemda DIY melanjutkan rehabilitasi. DED stadion disiapkan pada 2027.
Yamaha RW700 dan RW700 Explore dikabarkan hadir pada 2027 dengan mesin CP2, transmisi Y-AMT, serta fitur elektronik untuk perjalanan adventure.
Email palsu berkedok undangan wawancara dapat menyebarkan malware dan mencuri data. Kenali ciri-cirinya serta empat langkah untuk menghindarinya.
My Chemical Romance berencana menggarap album baru pada 2027 dan kemungkinan absen dari panggung sepanjang tahun sebelum kembali pada 2028.
KPK membuka peluang menghadirkan Ahmad Dhani sebagai saksi kasus dugaan korupsi Bea Cukai jika majelis hakim memerintahkannya.
Claude Code diklaim menemukan 214.856 file thumbnail di Google Pixel meski foto aslinya telah dihapus. Simak risiko privasi dan cara melindunginya.