MBG SMKN 2 Jogja Dihentikan Usai 413 Warga Sekolah Diduga Keracunan
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Sensus Pertanian - Antara
Harianjogja.com, JOGJA— Badan Pusat Statistik (BPS) DIY menyampaikan Sensus Pertanian 2023 sudah mencapai 79% sampai 17 Juli 2023. Atas capaian ini, Ketua Tim Sensus Pertanian 2023 BPS DIY, Rahmawati optimis Sensus Pertanian 2023 bisa rampung tepat waktu pada akhir Juli 2023 mendatang.
"Update capaian pelaksanaan lapangan sampai kemarin [17 Juli 2023] sudah mencapai 79 persen," ucapnya, Selasa (18/7/2023).
Menurutnya responden yang belum didata karena sedang menunaikan ibadah haji masih akan ditunggu. "Masih kami tunggu sampai akhir pendataan."
Rapat koordinasi dengan BPS di masing-masing kabupaten/kota juga telah diselenggarakan untuk memastikan agar Sensus Pertanian 2023 bisa rampung tepat waktu.
"Insya Allah rampung [tempat waktu]. Kemarin dengan Kepala BPS kabupaten/kota baru rapat koordinasi untuk menyelesaikan tepat waktu," katanya.
BACA JUGA: Musim Kemarau, Waspada Penyakit Ispa sampai Iritasi Mata
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan pelaksanaan Sensus Pertanian 2023 masih akan berjalan sekitar dua pekan lagi. Dia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan respons positif kepada petugas sensus dari BPS DIY.
"Terima kasih kepada masyarakat yang telah merespon positif dan memberikan jawaban yang benar," ucapnya.
Selanjutnya karena sensus masih berjalan, bagi masyarakat yang didatangi petugas dia berharap agar petugas diterima dengan baik. Serta memberikan jawaban yang jujur atas pertanyan-pertanyaan dari petugas sensus.
"Karena belum selesai pendataanya, yang didatangi petugas kami mohon untuk diterima petugas kami. Dan tolong berikan jawaban yang jujur dan benar," katanya.
Sensus Pertanian 2023 merupakan sensus ketujuh yang digelar setiap dasawarsa. Sensus ini cukup strategis di tengah isu tentang pangan dunia. Sensus pertanian akan menjawab perkembangan pertanian selama 10 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Basral Graito memilih menikmati pertandingan untuk menjaga fokus di Asian Games 2026 dan bersiap tampil di World Skate Paraguay.
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Polda Banten membongkar sindikat penyalahgunaan solar subsidi di Serang. Polisi menyita 1.000 liter solar dan menetapkan dua tersangka.
Pura Jagat Natha resmi berdiri di kawasan Alun-alun Kota Magelang. Kehadirannya melengkapi rumah ibadah lintas agama di kawasan tersebut.
ASDP menjelaskan antrean panjang di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dipicu aksi pengemudi truk. Antrean di sisi Jawa mencapai 8 km.