Krisis Air Bersih Mulai Meluas di DIY, Puncak Kekeringan di Agustus
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Motor Listrik./Ist-Dok eV Studio Yogyakarta.
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah terus mendorong pemanfaatan kendaraan listrik salah satunya dengan memberikan subsidi. Sebesar Rp7 juta untuk motor listrik. Marketing eV Studio Yogyakarta, Tri Saputra mengatakan pemberian subsidi relatif berdampak pada penjualan, tapi tidak signifikan.
"Untuk subsidi relatif mendongkrak walaupun belum signifikan," ucapnya, Selasa (25/7/2023).
Pada semester II tahun ini dia berharap penjualan bisa lebih baik lagi. Sebab masyarakat sudah semakin tertarik untuk menggunakan kendaraan listrik.
BACA JUGA : Pemerintah Anggarkan Rp350 Miliar untuk Subsidi
"Masyarakat lebih tertarik dan lebih mengenal kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) karena adanya subsidi yang cukup menarik yaitu potongan Rp7 juta. Sepanjang semester I baru dua yang dicover," jelasnya.
Menurutnya untuk subsidi sifatnya indent, registrasi NIK, Nomor rangka, dan nomor mesin kendaraan. Dari dealer akan reimburse subsidi Rp7 juta ke pemerintah.
"Iya betul [reimburse]. Untuk sistemnya pakai DP dulu atau tanda jadi Rp1 juta. Sisanya dibayarkan kalau unit sudah siap. Untuk subsidi harga reguler dipotong langsung Rp7 juta."
BM Nasmoco Mlati, M. Afi Prabowo berharap agar subsidi juga bisa diberikan untuk kendaraan hybrid. Kendaraan hybrid menurutnya adalah yang paling praktis dan menjadi moda transportasi di masa transisi.
"Harapannya ada sendiri juga untuk hybrid kami juga mewakili pihak provider ya. Sementara ini yang bisa mendukung dengan infrastruktur yang ada kan hybrid mobil yang paling praktis ya."
Menurutnya kendaraan hybrid sudah bisa memenuhi kriteria kebutuhan ramah lingkungan dan irit. Lebih praktis, tidak usah mengecas karena otomatis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Kecelakaan lalu lintas di Tanzania dan Italia menewaskan total 14 orang. Puluhan korban lainnya mengalami luka-luka dan masih dirawat.
Harga pangan hari ini 3 Agustus 2026 mayoritas stabil. Cabai rawit merah, daging ayam, dan telur naik, sementara bawang dan cabai merah turun.
Indonesia menghadapi Vietnam pada Grup A Piala AFF 2026. Laga di Pakansari menjadi ujian sesungguhnya Garuda untuk mengunci tiket semifinal.
Sinergi KDMP dan Program MBG mulai memberi kepastian pasar hasil budi daya masyarakat melalui penyerapan SPPG, kata Menko Pangan Zulhas.
Harga CPO diproyeksikan tetap tinggi sepanjang 2026 didorong implementasi B50, ketatnya pasokan, dan dampak El Niño di Asia Tenggara.