Penutupan HUT ke-81 Jateng: Lari 5K, Kuliner Gratis, hingga Gerakan Pangan Murah
Penutupan HUT ke-81 Jateng di Boyolali dimeriahkan lari 5K, 4.500 kuliner gratis, GPM, UMKM, cek kesehatan, dan hiburan rakyat.
(paling kiri) Ketua Panitia Jogja Coffee Week, Rahadi Saptata Abra, (dua dari kiri) Ketua Kadin DIY, Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi, dan (dua dari kanan) Asisten Sekretaris Daerah DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tri Saktiyana saat membuka Jogja Coffee Week #3 2023 di Jogja Expo Center (JEC) Jumat (1/9/2023). Anisatul Umah-Harian Jogja.
JOGJA—Sebanyak 134 peserta berpartisipasi dalam event Jogja Coffee Week #3 2023 di Jogja Expo Center (JEC). Acara yang berlangsung selama lima hari hingga 5 September 2023 ini dibuka hari ini, Jumat (1/9/2023). Ketua Panitia Jogja Coffee Week, Rahadi Saptata Abra mengatakan Jogja Coffee Week #3 mengangkat tema Indonesia Coffee Showcase.
Sementara tema kecil yang diangkat adalah adalah Future Coffee Culture, sebab kopi sebenarnya bukan budaya Indonesia, namun dari Eropa. Budaya Indonesia sendiri adalah minum teh. Namun kini dengan banyaknya orang minum kopi, jadi ikut membudaya di Indonesia. Kedai-kedai kopi banyak bertebaran di Jogja. Kondisi ini membuat Jogja layak disebut sebagai kota kopi.
"Kegiatan kami meliputi exhibition, kompetisi, talk show, workshop, dan lainnya. Jumlah exhibitor kami yang tercatat 134 peserta, dari seluruh Indonesia. Dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Papua. Pesertanya terdiri dari petani kopi, roastering, peralatan kopi, dan unsur-unsur di bawahnya kopi," ucapnya dalam pembukaan Jogja Coffee Week #3 di JEC, Jumat (1/9/2023).
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY, Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi menyampaikan DIY punya banyak potensi kopi. Seperti di Merapi, Suroloyo, Menoreh, dan beberapa tempat-tempat kecil lainnya. Diharapkan para petani kopi bisa lebih dekat lagi dengan buyer. Selain itu petani kopi juga perlu terus diedukasi agar kualitas biji kopi bisa semakin berkualitas.
"Kami dari Kadin DIY tentunya mendukung dan semangat untuk terus mengembangkan kopi khususnya kopi yang ada di DIY," jelasnya.
Dukungan dari berbagai pihak diperlukan untuk mengembangkan kopi khususnya dari DIY untuk Indonesia. Agar semakin banyak kopi-kopi dari Indonesia khususnya DIY bisa semakin dikenal secara internasional.
BACA JUGA: Partai Demokrat Resmi Hengkang dari Koalisi Poros Anies Baswedan
"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada pihak yang mendukung acara ini, mudah-mudahan bisa terus diselenggarakan."
Asisten Sekretaris Daerah DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tri Saktiyana menyampaikan penyelenggaraan Jogja Coffee Week dari tahun ke tahun semakin bagus. Dia menjelaskan komoditas kopi bisa dilihat dari tiga hal, yakni kopi sebagai komoditas pertanian, kopi sebagai produk industri, dan kopi sebagai gaya hidup. DIY punya ketiganya.
Meski demikian, perlu dipetakan lagi kira-kira dari tiga hal ini mana yang paling kuat di DIY. Ia mengatakan pertanian kopi di DIY ada di Kulonprogo, Sleman, hingga Gunungkidul. Industri pengemasan juga ada. Dilihat dari gaya hidup kedai kopi di DIY sangat padat.
"Bahwa Jogja ini kepadatan warung kopinya paling padat di Indonesia, jadi barangkali kopi sebagai gaya hidup ini merupakan hal yang bisa mengungkit perekonomian di Jogja lebih cepat lagi," jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan dilihat dari ketiganya, yang mempunyai potensi nilai tambah paling tinggi adalah kopi sebagai gaya hidup. Ini cocok dengan Jogja yang mengandalkan usaha-usaha di sektor wisata dalam perekonomian. "Terima kasih kepada panitia yang telah menciptakan Jogja Coffee Week lebih baik. Untuk Jogja Coffee Week ketiga semoga semakin sukses," katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penutupan HUT ke-81 Jateng di Boyolali dimeriahkan lari 5K, 4.500 kuliner gratis, GPM, UMKM, cek kesehatan, dan hiburan rakyat.
Muktamar Ke-35 NU memasuki tahap penentuan Ketum PBNU. Lima calon telah disetujui Rais Aam terpilih K.H. Miftachul Akhyar.
Persib Bandung menghadapi Manila Digger di play-off ACL 2 2026-2027. Simak prediksi susunan pemain, tantangan tanpa Bobotoh, dan peluang lolos ke Grup E.
Hari Keistimewaan DIY diperingati setiap 31 Agustus. Simak sejarah, lima kewenangan khusus DIY, serta rangkaian peringatan Hari Keistimewaan 2026.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Senin 31 Agustus 2026, stagnan. Cek harga jual dan buyback lengkap semua ukuran.
MSN Weather di Windows 11 dilaporkan bisa menggunakan RAM hingga 1,2 GB. Simak penyebab dan cara mengurangi beban aplikasi cuaca tersebut.