BGN DIY Pecat Pegawai SPPG Bantul yang Ejek Korban Keracunan MBG
Pegawai SPPG Bantul diduga mengejek korban MBG yang hilang ingatan. BGN DIY mengambil langkah pemberhentian dan evaluasi internal.
Seorang pembeli berbelanja kebutuhan pokok di Angkringan Segoro Amarto yang baru diresmikan di Pasar Demangan, Jogja, Minggu (13/5/2018)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Kepala Dinas Perdagangan Kota Jogja, Veronica Ambar Ismuwardani mengatakan Kios Segoro Amarto rencana akan ditambah pada tahun depan. Dia mengatakan tahun ini belum ditambah karena masih melalui beberapa tahapan terlebih dahulu.
"Kan masih butuh biaya juga kan, yang jelas dari titik pantauan di Pasar Demangan memang belum ada tokonya jadi ya mungkin kiosnya akan kita bangun di sana," ucapnya, Minggu (12/11/2023).
BACA JUGA: Pemda DIY Dukung Pencak Malioboro Festival Jadi Agenda Tahunan
Menurutnya penambahan kios ini diharapkan tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tapi menggunakan dana dari pihak lain, seperti kerjasama dengan Corporate Social Responsibility (CSR).
Oleh karena itu masih dibutuhkan komunikasi. Ia menyebut sounding awal sudah berjalan baik, dan harus dipastikan dulu. Menurutnya kepastiannya nanti setelah akhir tahun.
"Tahun depan, iya, kemungkinan karena mau gak mau dibutuhkan untuk pengendalian harga di pasar. Mungkin kami upayakan semester satu. Semoga bisa," lanjutnya.
Pj Wali Kota Jogja, Singgih Raharjo membenarkan ada rencana penambahan Kios Segoro Amarto. Dia melihat efektivitas dari Segoro Amarto tinggi, bisa untuk operasi pasar dan memenuhi kebutuhan harian masyarakat.
BACA JUGA: Jazz Kotabaru Jadi Perekat Komunitas Lintas Iman
"Di pasar yang selalu dijadikan rujukan untuk pemantauan inflasi, kan ada empat Pasar Beringharjo, Kranggan, Demangan, Prawirotaman. Kalau gak salah kami tambah satu kita, lihat seperti apa."
Kios Segoro Amarto yang digagas Pemkot Kota Jogja saat ini sudah ada di tiga pasar diantaranya Pasar Beringharjo, Prawirotaman, dan Kranggan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pegawai SPPG Bantul diduga mengejek korban MBG yang hilang ingatan. BGN DIY mengambil langkah pemberhentian dan evaluasi internal.
Warmindo di Mlati Sleman terbakar diduga akibat kebocoran gas yang memicu ledakan. Tiga karyawan mengalami luka bakar.
Kelurahan Keparakan membagikan telur omega dan susu kepada anak berisiko stunting melalui program PMT pada September 2026.
Kekeringan Kulonprogo meluas ke tujuh kapanewon. BPBD telah menyalurkan 1,8 juta liter air dan memperpanjang siaga darurat hingga 31 Desember.
Kustomfest 2026 di Jogja hadir 10-11 Oktober dengan charity riding, dukungan pendidikan anak, musik, kuliner, dan tema High Octane.
KNMP Poncosari Bantul didorong menjadi pusat kegiatan nelayan dan pengembangan hasil perikanan dengan fasilitas cold storage dan pabrik es.