39 Penumpang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Azerbaijan Airlines
Sebanyak 38 penumpang meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat Azerbaijan Airlines yang jatuh di dekat Kota Aktau, pada Rabu (25/12/2024).
Pertumbuhan ekonomi - Ilustrasi/Freepik
Harianjogjac.com, RAJA AMPAT—Konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama ekonomi Indonesia hingga kini, salah satunya bersumber dari aktivitas konsumsi generasi Y dan Z.
Generasi Y atau milenial merupakan penduduk yang lahir antara 1981-1996, sedangkan generasi Z lahir pada 1997-2012.
Sebagai informasi, ekonomi Indonesia pada kuartal III/2023 tumbuh sebesar 4,94% secara tahunan (yoy). Meski masih tumbuh positif, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, terdapat perlambatan dari 5,73% (yoy).
Data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan pertumbuhan domestik bruto (PDB) menurut pengeluaran didominasi oleh konsumsi rumah tangga dengan porsi 52,62%, disusul oleh pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 29,68%, dan ekspor sebesar 21,26%. Kemudian konsumsi pemerintah sebesar 7,16% dan konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (LNPRT) sebesar 1,21%.
Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (DKEM) Bank Indonesia, Erwindo Kolopaking mengatakan konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang ekonomi Indonesia, terutama dari konsumsi non-food.
"Ini bersumber dari Gen Y dan Gen Z, ini adalah salah satu sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini," ujarnya dalam acara Editors Briefing di Raja Ampat, Papua Barat, Sabtu (11/11/2023).
Meski tidak memerinci angka kontribusi dari generasi Y dan Z, Erwin menyatakan sumbangan kelompok generasi ini terhadap pertumbuhan ekonomi didukung oleh kemudahan financing, baik dari perbankan maupun lembaga nonbank, termasuk paylater.
BACA JUGA: Memahami Gap Generasi Y, Z dan Alpha
Erwin melanjutkan hal yang harus dipastikan ke depannya adalah memastikan kelompok Gen Y dan Z ini mendapatkan lapangan pekerjaan yang bisa menjadi sumber pendapatan sehingga bisa dapat terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, Indonesia termasuk beruntung karena memiliki komposisi usia produktif yang cukup tinggi.
Sementara, di negara maju jumlah penduduk dalam usia produktif cenderung rendah dan aging population lebih banyak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Sebanyak 38 penumpang meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat Azerbaijan Airlines yang jatuh di dekat Kota Aktau, pada Rabu (25/12/2024).
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.