Advertisement
Daerah Diminta Waspadai Inflasi Month to Month
Pertumbuhan ekonomi ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan seluruh daerah di 38 provinsi se-Indonesia agar mewaspadai inflasi "month to month" (MtM) sebesar 0,41 persen.
“Meskipun kenaikan inflasi MoM tidak terlalu tinggi, tetapi ini tetap saja sebuah kenaikan di daerah,” kata Mendagri Tito melalui keterangan virtual yang diterima di Banjarbaru, Rabu.
Advertisement
Mendagri menyampaikan hal itu saat memimpin rapat koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2023 secara virtual di Jakarta, Rabu.
BACA JUGA : Inflasi Januari 2024 Masih Akan Dipengaruhi Libur Akhir Tahun
“Inflasi nasional masih relatif terkendali di angka 2,61 persen untuk Year on Year (YoY) selama 2023, kendati demikian kita juga harus tetap mewaspadai angka inflasi MoM meskipun tidak tinggi,” ujar Mendagri.
Mendagri Tito juga menyampaikan secara umum masyarakat tidak mengalami kenaikan harga kebutuhan yang signifikan sehingga keseimbangan antara produsen dan konsumen tetap terjaga dengan baik.
Meskipun angka inflasi nasional relatif stabil, namun angka itu tidak merata di semua daerah. Karena itu, Mendagri mengingatkan beberapa daerah yang angka inflasinya berada di atas angka nasional.
Pada kesempatan itu, Mendagri Tito memberikan apresiasi kepada 10 daerah dengan angka inflasi berada di bawah angka nasional. Secara global, Indonesia berada di peringkat 53 dengan angka inflasi terendah dari total 186 negara.
Salah satu provinsi yang menduduki peringkat 10 dengan angka inflasi di bawah angka nasional yaitu Kalimantan Selatan (Kalsel). Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Sekretariat Daerah (Setda) Kalsel Sulkan mengatakan inflasi di Kalimantan Selatan berada di angka 2,43 persen.
BACA JUGA : Inflasi Yogyakarta 2023 Terkendali, BI DIY Apresiasi Kinerja TPID
Dia mengajak jajarannya khususnya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) setempat terus menstabilkan harga bahan kebutuhan masyarakat sehingga angka inflasi terus mengalami penurunan. “Angka ini cukup baik dan harus dipertahankan, bila perlu kita turunkan lagi,” ujar Sulkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








