Advertisement
Masuk Masa Panen, Harga Gabah DIY Mulai Turun
Seorang warga di Kalurahan Ngalang, Gedangsari sedang menjemur gabah di pinggir jalan alternatif Gunungkidul-Sleman. Foto diambil Senin (20/2/2023). - Harian Jogja/David Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat harga gabah Desember 2023 secara bulanan atau (month-to-month/mtm) untuk Gabah Kering Panen (GKP) turun. GKP di tingkat petani turun 3,25% menjadi Rp6.655 per kg dan GKP di tingkat penggilingan turun 3,27% menjadi Rp6.708,33 per kg.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan mulai adanya penurunan harga gabah ini dampak dari panen. Menurutnya pada Desember 2023 sudah mulai ada panen di Kulonprogo dan Bantul.
"Kualitas GKP [turun] karena mulai ada yang panen. Terjadi penurunan pada tingkat petani rata-rata penurunan 3,25% pada tingkat penggilingan rata-rata penurunan 3,27%," paparnya beberapa hari lalu.
BACA JUGA: Cadangan Pangan 2024, Indonesia Impor Beras 3 Juta Ton dari India dan Thailand
Diharapkan dengan mulai adanya panen di akhir tahun diharapkan pada awal tahun mulai Januari 2024 inflasi mulai turun. "Ada wilayah-wilayah yang secara pengairan memadai tanam padi," ungkapnya.
Sementara untuk Gabah Kering Giling (GKG) mengalami kenaikan di tingkat petani sebesar 1,90% menjadi Rp7.526,32 per kg di tingkat penggilingan kenaikan 1,94% menjadi Rp7.610,53 per kg.
"Gabah di tingkat petani harga tertinggi sebesar Rp8.000 per kg kualitas GKG varietas Ciherang. Harga terendah Rp6.500 per kg kualitas GKP varietas IR-64, Ciherang dan Inpari," jelasnya.
Advertisement
BACA JUGA: Ketersediaan Gabah di Gapoktan 80 Ton, Pemkab: Stok Beras Selama Libur Nataru Aman
Lebih lanjut dia menyampaikan selama 2023 kenaikan harga gabah selain karena perkembangan harga yang secara alamiah naik, namun juga dipicu adanya perubahan harga gabah patokan pemerintah. Di mana terjadi perubahan harga pembelian pemerintah (HPP) pada 24 Maret 2023.
"Untuk harga GKP secara tahunan atau (year-on-year/yoy) mengalami kenaikan mencapai 30,16% dan GKG yoy mengalami kenaikan 29,14%," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Gunungkidul Anggarkan Rp588 Miliar Tekan Kemiskinan di 2026
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Prabowo Pastikan Stabilitas Pasar Modal di Tengah Gejolak Keuangan
- Bulog DIY Bidik Serap 100.000 Ton Gabah Saat Panen Raya 2026
- Harga Pertamax Turun Jadi Rp11.800 per Liter Mulai 1 Februari
- RUPST Himbara 2026 Segera Digelar, Ini Penjelasan Danantara
- Harga Emas Pegadaian Anjlok, Galeri24 dan UBS Turun Rp190.000 per Gram
- Ini Daftar 95 Pinjaman Online Berizin OJK per Februari 2026
- Gejolak Pasar Modal, Presiden Prabowo Turun Tangan
Advertisement
Advertisement



