Advertisement
Tak Sesuai Ekspektasi, Penjualan Suzuki di DIY Tahun Lalu Baru 86% dari Target

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pasar otomotif, khususnya mobil di DIY sejauh ini masih belum menggembirakan.
General Manager (GM) PT Sumber Baru Mobil, Rizki Indriananta mengatakan penjualan mobil di DIY dalam sebulan rata-rata 100-120 unit sepanjang 2023. Diakuinya, angka ini memang menunjukkan bahwa target belum tercapai. "Kalau bicara target sih kami belum mencapai ya karena kemarin kami overconfident di 2023," ucapnya, Selasa (9/1/2024).
Advertisement
Dia menjelaskan, mulanya diperkirakan jelang Pemilu 2024, biasanya enam bulan sebelumnya kebutuhan mobil sangat tinggi. Nyatanya hal tersebut tak terjadi di 2023. Tahun lalu, kata dia, capaian penjualan baru sekitar 86% dari target.
"Ini kami pikir menjelang election di lima tahun sebelumnya bahwa waktu itu begitu ada pilpres atau pemilu itu enam bulan sebelumnya itu kebutuhan mobil sangat tinggi terutama mobil-mobil Suzuki," ujar dia.
BACA JUGA: Penjualan Mobil di DIY Naik pada September 2023
Sepanjang 2023, kata Rizki, model mobil yang paling laris adalah Suzuki XL7 Hybrid, Suzuki Baleno, Grand Vitara. Menurutnya Grand Vitara bisa bersaing dengan kompetitor dan memiliki fitur yang tidak kalah. "Sementara Xl7 karena kami hybrid jadi kompetisinya memang sangat luar biasa, terlebih untuk tipe-tipe yang terendah malahan yang paling laris," jelasnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, untuk 2024, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) masih punya target untuk mobil dengan bahan bakar. Namun diisi juga dengan penjualan kendaraan-kendaraan listrik. "Sementara kami, mobil-mobil Jepang belum memasukkan mobil-mobil electric vehicle [EV] jadi di sini, 2024 ya enggak optimistis."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Penjelasan Tentang Kebijakan Tarif Donald Trump dan Dampaknya untuk Indonesia
- RI dan Amerika Serikat Perkuat Hubungan Diplomatik
- Gedung Putih Ungkap Alasan Rusia dan Korut Tak Kena Tarif Trump
- Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Naik Rp17.000
- Berikut Dampak Kebijakan Trump Terhadap Harga Emas dan Nilai Tukar Rupiah Menurut Pakar
Advertisement

Libur Lebaran, Pantai Glagah Kulonprogo Dipadati Puluhan Ribu Wisatawan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Daya Beli Melemah, Penjualan Properti di DIY Anjlok hingga 30 Persen
- Ada Pergeseran Masa Tanam, DPKP DIY Perkirakan Luas Panen di Awal Tahun Meningkat
- Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Naik Rp17.000
- Harga Emas Hari Ini, Turun ke Rp1,819 juta per Gram
- Gedung Putih Ungkap Alasan Rusia dan Korut Tak Kena Tarif Trump
- DPR Sarankan RI Dorong WTO Sehatkan Perdagangan Global
- RI dan Amerika Serikat Perkuat Hubungan Diplomatik
Advertisement
Advertisement