650 Orang Berebut Posisi Volunteer MIF 2026 di Mandalika
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Ilustrasi mudik menggunakan pesawat - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah menyiapkan diskon tarif transportasi Lebaran 2026 dengan total anggaran Rp911,16 miliar sebagai stimulus ekonomi untuk mendukung mobilitas masyarakat pada periode Hari Besar Nasional (HBN) Idul Fitri.
Anggaran diskon tarif transportasi Lebaran 2026 tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta non-APBN, dengan skema insentif yang mencakup moda kereta api, kapal laut, penyeberangan, hingga angkutan udara.
“Total anggarannya adalah Rp911,16 miliar, berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun non-APBN,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Untuk moda kereta api, pemerintah memberikan diskon 30 persen dari harga tiket yang disediakan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI. Diskon berlaku pada periode 14–29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang.
Pada angkutan laut, diskon tarif sebesar 30 persen dari tarif dasar tiket diberikan oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni untuk perjalanan 11 Maret–5 April 2026 dengan target 445.000 penumpang.
Sementara itu, pada angkutan penyeberangan oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), diskon 100 persen diberikan untuk komponen jasa kepelabuhanan. Kebijakan ini berlaku pada 12–31 Maret 2026 dengan target 945.000 unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.
Untuk angkutan udara kelas ekonomi domestik, pemerintah menyiapkan diskon sebesar 17–18 persen pada periode 14–29 Maret 2026 yang ditargetkan menjangkau 3,3 juta penumpang.
Airlangga menjelaskan, kebijakan diskon transportasi Lebaran 2026 merupakan kelanjutan dari insentif HBN sebelumnya yang dinilai berdampak positif terhadap perekonomian nasional.
Pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, peningkatan mobilitas dan aktivitas pariwisata mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal IV mencapai 5,39 persen.
Data pemerintah menunjukkan mobilitas masyarakat pada Lebaran 2025 mencapai 154,62 juta orang, sedangkan periode Nataru menyentuh 110,43 juta orang.
Khusus Lebaran 2025, realisasi pemanfaatan diskon tarif transportasi mencatat 3,15 juta penumpang angkutan udara, 3,58 juta penumpang kereta api, 797.990 penumpang angkutan laut, serta 518.210 penumpang dan 1,1 juta kendaraan pada angkutan penyeberangan.
Airlangga juga menyebut insentif tersebut berdampak pada sektor pariwisata, dengan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 1,41 juta dan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 105,98 juta.
Secara umum, pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025 tercatat 5,11 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), yang menurut Airlangga tetap terjaga di tengah dinamika global. Kebijakan diskon tarif transportasi Lebaran 2026 diharapkan kembali mendorong pergerakan ekonomi domestik, khususnya sektor transportasi dan pariwisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.