Korupsi Migas, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 6 Tahun
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Ilustrasi mudik menggunakan pesawat - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah menyiapkan diskon tarif transportasi Lebaran 2026 dengan total anggaran Rp911,16 miliar sebagai stimulus ekonomi untuk mendukung mobilitas masyarakat pada periode Hari Besar Nasional (HBN) Idul Fitri.
Anggaran diskon tarif transportasi Lebaran 2026 tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta non-APBN, dengan skema insentif yang mencakup moda kereta api, kapal laut, penyeberangan, hingga angkutan udara.
“Total anggarannya adalah Rp911,16 miliar, berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun non-APBN,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Untuk moda kereta api, pemerintah memberikan diskon 30 persen dari harga tiket yang disediakan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI. Diskon berlaku pada periode 14–29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang.
Pada angkutan laut, diskon tarif sebesar 30 persen dari tarif dasar tiket diberikan oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni untuk perjalanan 11 Maret–5 April 2026 dengan target 445.000 penumpang.
Sementara itu, pada angkutan penyeberangan oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), diskon 100 persen diberikan untuk komponen jasa kepelabuhanan. Kebijakan ini berlaku pada 12–31 Maret 2026 dengan target 945.000 unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.
Untuk angkutan udara kelas ekonomi domestik, pemerintah menyiapkan diskon sebesar 17–18 persen pada periode 14–29 Maret 2026 yang ditargetkan menjangkau 3,3 juta penumpang.
Airlangga menjelaskan, kebijakan diskon transportasi Lebaran 2026 merupakan kelanjutan dari insentif HBN sebelumnya yang dinilai berdampak positif terhadap perekonomian nasional.
Pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, peningkatan mobilitas dan aktivitas pariwisata mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal IV mencapai 5,39 persen.
Data pemerintah menunjukkan mobilitas masyarakat pada Lebaran 2025 mencapai 154,62 juta orang, sedangkan periode Nataru menyentuh 110,43 juta orang.
Khusus Lebaran 2025, realisasi pemanfaatan diskon tarif transportasi mencatat 3,15 juta penumpang angkutan udara, 3,58 juta penumpang kereta api, 797.990 penumpang angkutan laut, serta 518.210 penumpang dan 1,1 juta kendaraan pada angkutan penyeberangan.
Airlangga juga menyebut insentif tersebut berdampak pada sektor pariwisata, dengan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 1,41 juta dan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 105,98 juta.
Secara umum, pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025 tercatat 5,11 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), yang menurut Airlangga tetap terjaga di tengah dinamika global. Kebijakan diskon tarif transportasi Lebaran 2026 diharapkan kembali mendorong pergerakan ekonomi domestik, khususnya sektor transportasi dan pariwisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Transformasi ekonomi di DIY dan Jawa Tengah dinilai tidak sepenuhnya menggeser akar budaya lokal.
Jelang Iduladha 2026, Dispertapang Kulonprogo perketat pengawasan hewan kurban. PMK nol kasus, namun ancaman penyakit lain tetap diwaspadai.
PN Tipikor Bengkulu vonis bebas 4 terdakwa kasus korupsi lahan tol. Hakim sebut tidak ada unsur melawan hukum.
Simak jadwal lengkap SPMB SMA/SMK DIY 2026, kuota jalur, hingga tahapan pendaftaran. Pastikan tidak terlewat!
AFC menjatuhkan sanksi dua laga dan denda kepada pemain Qatar U-17 usai melakukan kekerasan terhadap pemain Indonesia.