Advertisement

Tradisi Nyadran Dongkrak Harga Ayam Ras di Jogja

Stefani Yulindriani Ria S. R
Senin, 09 Februari 2026 - 13:37 WIB
Maya Herawati
Tradisi Nyadran Dongkrak Harga Ayam Ras di Jogja Foto ilustrasi ayam ras. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Fenomena tradisi nyadran di Kota Jogja memicu kenaikan harga ayam ras dalam beberapa hari terakhir, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menggelar tradisi tersebut menjelang Ramadan. Kenaikan harga ayam di Jogja ini terpantau di sejumlah pasar rakyat dan menjadi perhatian Dinas Perdagangan Kota Jogja.

Kepala Bidang Ketersediaan, Pengawasan, dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Jogja, Sri Riswanti, menyebut lonjakan harga tidak hanya terjadi pada ayam ras, tetapi juga pada cabai dan gula pasir meski dalam kadar berbeda.

Advertisement

“Iya, ada kenaikan pada cabai dan daging ayam, juga sedikit pada gula pasir. Harga ayam naik dari Rp38.000 per kilogram pada Jumat [6/2/2026], kemudian naik menjadi Rp40.000 per kilogram pada Minggu [8/2/2026],” katanya, Senin (9/2/2026).

Daging ayam selama ini menjadi bahan utama pembuatan ingkung ayam, hidangan khas yang hampir selalu hadir dalam tradisi nyadran. Permintaan yang meningkat untuk kebutuhan ritual tersebut mendorong pergerakan harga ayam di Jogja dalam waktu relatif singkat.

Meski terjadi kenaikan harga ayam di Jogja, Sri memastikan stok ayam di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih mencukupi. Pasokan ayam sebagian besar berasal dari dalam DIY sehingga distribusi dinilai tetap aman, termasuk menjelang Ramadan saat kebutuhan diperkirakan meningkat.

Selain harga ayam di Jogja, komoditas cabai rawit merah juga mengalami kenaikan signifikan dalam dua pekan terakhir. Penurunan produksi akibat curah hujan tinggi di sentra produksi menjadi faktor utama yang memengaruhi lonjakan harga tersebut.

“Harga cabai rawit merah sebelumnya sekitar Rp35.000 per kilogram pada Januari, kemudian naik menjadi Rp40.000 hingga Rp50.000, dan saat ini berada di kisaran Rp65.000. Hari ini bahkan tembus Rp80.000 per kilogram,” katanya.

Curah hujan tinggi di wilayah sekitar DIY, khususnya daerah pemasok seperti Magelang dan Temanggung, membuat produksi cabai terganggu. Pasokan yang tersendat dari dua daerah tersebut berpotensi kembali mendorong kenaikan harga cabai rawit merah dalam waktu dekat.

Dinas Perdagangan Kota Jogja, lanjut Sri, terus melakukan pemantauan harga pangan di sejumlah pasar rakyat guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga dan kenaikan harga ayam di Jogja maupun komoditas lain tidak melonjak tajam di tengah meningkatnya aktivitas tradisi nyadran dan mendekati Ramadan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Top Ten News Harianjogja.com Senin 9 Februari 2026

Top Ten News Harianjogja.com Senin 9 Februari 2026

Jogja
| Senin, 09 Februari 2026, 11:47 WIB

Advertisement

India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine

India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine

Wisata
| Rabu, 04 Februari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement