Advertisement
Pasca-Lebaran, Bisnis Properti di DIY Reborn
Ilustrasi perumahan subdisi di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. - JIBI/Bisnis Indonesia
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY menyebut bisnis properti reborn setelah Ramadan dan Lebaran 2024. Ketua DPD REI DIY, Ilham Muhammad Nur mengatakan saat ini bisnis properti di DIY tumbuh sekitar 20%-30%.
Dia menjelaskan saat Lebaran banyak masyarakat yang mudik ke DIY. Kemudian mereka dan keluarga bisa mengecek langsung lokasi properti yang ingin dibeli. Setelah melihat langsung banyak calon pembeli yang deal. "Mereka datang langsung, lihat lokasi, dan memutuskan," ucapnya, Rabu (24/4/2024).
Advertisement
Menurutnya pembeli properti dari DIY dan luar DIY saat ini sudah tidak bisa dikotomikan. Sebab banyak juga orang DIY yang bekerja di luar DIY, tetapi membeli rumah di DIY. Atau orang yang ber KTP luar DIY namun keluarganya di DIY sehingga mereka memutuskan untuk membeli properti di DIY. Ilham menyebut orang bisa tinggal dan bekerja dimanapun di Indonesia.
"Dalam dan luar Jogja sudah tidak bisa dikotomikan," jelasnya.
Baca Juga
Industri Properti DIY pada 2024 Diyakini Masih Terus Tumbuh dan Berkembang
Pasar Properti DIY Lesu Saat Ramadan hingga Lebaran
Terima Laporan Dugaan Penggelapan Bisnis Properti di Jogja, Polda DIY Turun Tangan
Sebelumnya dia menyebut saat Ramadan dan Lebaran pasar properti cenderung lesu. Ini menjadi tren tahunan, sebab masyarakat lebih mengutamakan memenuhi kebutuhan Ramadan dan Lebaran terlebih dahulu.
Selain itu ada juga kebutuhan untuk sedekah, dan bagi pengusaha ada bujet untuk membayar tunjangan hari raya (THR) yang anggarannya cukup besar. "Ada penurunan di sisi permintaan. Biasanya begitu," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Biaya Hidup Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







