Airbus A380 Emirates Siap Perdana Layani Penerbangan ke Soetta
Airbus A380 Emirates akan perdana mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada 8 Agustus 2026 untuk mendukung tur pramusim Chelsea vs AC Milan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani- Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan program makan bergizi gratis menjadi salah satu kunci untuk mendorong ekonomi Indonesia ke level 8%.
Sebagaimana diketahui, program makan bergizi gratis merupakan salah satu dari sederet program milik presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Sri Mulyani menyadari bahwa untuk menuju visi Indonesia Emas 2045, diperlukan pertumbuhan ekonomi di kisaran 6%-8% dengan kualitas dan inklusivitas yang perlu diperbaiki.
Maka untuk mencapai pertumbuhan ekonom yang tinggi ke level 8%, katanya, wajib adanya peningkatan kontribusi dari produktivitas. Hal ini dapat diperoleh melalui investasi SDM dan transformasi ekonomi.
BACA JUGA: Sri Mulyani Sebut Kuliah di Nordik Gratis lantaran Pajak Capai 70%
“Dengan demikian, program perbaikan SDM termasuk melalui program makanan bergizi dan perbaikan reformasi kesehatan, perbaikan kualitas pendidikan, serta penyempurnaan jaring pengaman sosial menjadi sangat penting dalam meningkatkan produktivitas SDM,” ujarnya dalam Rapat Paripurna DPR ke-19 Masa Persidangan V 2023-2024, Selasa (4/6/2024) dikutip dari Bisnis.com.
Sri Mulyani memberikan perbandingan kepada para wakil rakyat di gedung parlemen tersebut, bahwa produktivitas menjadi penting agar Indonesia dapat menjadi negara maju dan terlepas dari Middle Income Trap (MIT).
Seperti halnya Korea Selatan serta Taiwan yang konsisten berinvestasi terhadap SDM dan meningkatkan produktivitasnya.
"Dalam 15 tahun menuju negara maju, investasi dan peranan sektor manufaktur di Korea Selatan tumbuh di atas 10% setiap tahunnya. Taiwan, untuk menjadi negara maju, investasi tumbuh 20% dan sektor manufaktur tumbuh di atas 8%,” ungkap Bendahara Negara ini.
Sejalan dengan hal tersebut, maka harus adanya pula perbaikan iklim investasi untuk meningkatkan peran investasi dan pertumbuhan manufaktur yang menjadi sektor kunci bagi perjalanan Indonesia menuju 2045.
Adapun, pernyataan Sri Mulyani sebagai jawaban dari tanggapan sembilan fraksi di DPR atas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025.
BACA JUGA: Tim Transisi Prabowo Beberkan Hasil Pertemuan dengan Sri Mulyani
Untuk periode 2025, Sri Mulyani bersama pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi atau produk domestik bruto (PDB) pada 2025 sebesar 5,1% hingga 5,5%.
Meski para fraksi menyoroti bahwa Indonesia butuh pertumbuhan lebih tinggi, Sri Mulyani menegaskan bahwa target tersebut cukup realistis.
"Hal ini merupakan sebuah range pertumbuhan yang cukup ambisius, namun tetap realistis," tegas Sri Mulyani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Airbus A380 Emirates akan perdana mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada 8 Agustus 2026 untuk mendukung tur pramusim Chelsea vs AC Milan.
Jasad pria ditemukan mengambang di perairan Tanjung Kesirat, kawasan Pelabuhan Gesing, Gunungkidul. Korban teridentifikasi sebagai warga Mojokerto.
Lima motor cruiser di bawah Rp100 juta di Indonesia, mulai Benelli, QJMotor, CFMOTO, Morbidelli hingga Benda.
Persib memindahkan tiga laga kandang Oktober 2026 ke Si Jalak Harupat karena perawatan GBLA. Persib menargetkan kembali pada November.
Dinkes Kabupaten Magelang membekali 35 petugas Promkes dari puskesmas dan rumah sakit dengan kemampuan memanfaatkan AI dan menulis artikel.
Media Belanda menyoroti drama Timnas Indonesia vs Bangladesh 9-2 yang ditentukan tiga gol pada menit-menit akhir FIFA ASEAN Cup 2026.