Pemda DIY Hentikan Sementara Menu MBG yang Diduga Bermasalah
Pemda DIY menghentikan sementara menu MBG yang diduga memicu gangguan kesehatan puluhan siswa di Kulonprogo. Investigasi dan pengujian sampel makanan masih berl
Pembukaan Expo 20 Desa Wisata di Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA, Sabtu (15/6/2024). - Harian Jogja/Anisatul Umah
Harianjogja.com, JOGJA—Desa wisata bisa menjadi salah satu alternatif saat berwisata ke DIY selain objek-objek wisata populer. Akan tetapi saat ini masih banyak desa wisata di DIY yang tidak bertahan lama.
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara mengatakan beberapa desa tidak memiliki paket wisata yang kuat. Pendampingan terus dilakukan dengan menekankan pada paket-paket yang unik. Sehingga bisa lebih berkelanjutan.
Menurutnya desa wisata harus percaya diri dengan keunikan masing-masing Jangan hanya meniru desa wisata lain. "Kami terus membantu dan mendampingi, penekanan di paketnya," ucapnya ditemui dalam acara Expo 20 Desa Wisata di Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA, Sabtu (15/6/2024).
Ia menyebut potensi desa wisata di DIY sangat besar, di Kabupaten Kulonprogo sudah ada empat yang mendapatkan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), termasuk di kota dan kabupaten lainnya. Bahkan desa wisata Nglanggeran mendapat penghargaan dari Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO).
"Potensinya luar biasa, tinggal desa wisata yang lain punya semangat sama dengan desa yang sudah punya award," jelasnya.
Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB), Agustin Peranginangin menyampaikan pengembangan desa wisata perlu peran aktif semua pemangku kepentingan. Termasuk dari pemerintah dalam menyiapkan ekosistem dan standardisasi. Kampus juga punya peran dari risetnya untuk industri pariwisata.
BACA JUGA: Dapat Bantuan Rp2,5 Miliar, Wahana Baru Dibangun di Kawasan Wisata Kaliurang Sleman
Desa wisata, kata Agustin, adalah alternatif yang bisa diandalkan, semangatnya gotong royong dari masyarakat. Menurutnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) punya tiga fokus terkait dengan desa wisata, yakni produktivitas, inklusivitas, dan keberlanjutan.
Dia menyebut keberlanjutan ini yang paling penting, jangan hanya karena desa sebelah jadi desa wisata lalu ikut-ikutan, padahal DNA nya tidak ada. Bisa jadi lebih cocok menjadi pendukung desa sebelah. "Pengembangan harus bersama desa sebelahnya, sehingga bisa menunjang," tuturnya.
Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY, Bobby Ardianto mengatakan desa wisata perlu identitas yang jelas untuk mempermudah branding dan promosi. Desa wisata tidak bisa berdiri sendiri, tapi perlu membangun kawasannya.
Kelembagaan jugar harus diperkuat sehingga bisa mensejahterakan masyarakat, bukan pengurusnya. Diharapkan desa wisata bisa tumbuh dan bertanggung jawab.
"Kami sampaikan juga perlunya teman-teman desa wisata itu mendapatkan pelajaran entrepreneur," ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan dengan menjadi entrepreneur desa wisata bisa terus berjuang menghadapi berbagai tantangan. Agar pariwisata berbasis komunitas benar-benar terwujud. "Community based tourism akan terjadi di desa wisata, masyarakatnya akan jadi tuan rumah di desa sendiri," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY menghentikan sementara menu MBG yang diduga memicu gangguan kesehatan puluhan siswa di Kulonprogo. Investigasi dan pengujian sampel makanan masih berl
Mazda meluncurkan All-New CX-5 di GIIAS 2026 dengan desain baru, fitur keselamatan lebih lengkap, dan harga mulai Rp599 juta.
Uni Eropa menyerukan penguatan perbatasan setelah krisis migrasi di Ceuta, sementara hampir 70.000 imigran telah kembali ke Maroko.
Kejagung menggeledah rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru dan menyita dokumen terkait penyidikan dugaan TPPU.
Real Madrid gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan bermain imbang 2-2 melawan Fiorentina pada laga uji coba pramusim di Austria.
Penguatan mental dan spiritual menjadi fokus pembangunan Sleman yang ditegaskan Harda Kiswaya saat pengajian Hari Bermuhammadiyah di Pakem.