DPRD Sahkan Perda Mihol untuk Perketat Pengawasan dan Perda Jamsostek Perluas Jaminan
DPRD Kabupaten Kulonprogo resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol serta Pelarangan Minuman
Direktur Bisnis Kelembagaan, Treasuri, dan UUS, Ony Suharsono (kiri), bersama Komisaris Independen Bank Jateng, Darsono (kanan), memotong tumpeng dalam rangka perayaan HUT ke-62 Bank Jateng pada 8 April 2025. - ist
SEMARANG–PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperingati Hari Ulang Tahun yang ke-62 pada Selasa, 8 April 2025, dengan penuh semangat dan harapan. Upacara peringatan dihadiri oleh segenap jajaran manajemen, karyawan, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Plt. Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian Bank Jateng yang telah berusia lebih dari enam dekade.
Ia menyampaikan, “Bank Jateng yang didirikan pada 6 April 1963 telah melalui banyak tantangan dan masa-masa penting. Kami bersyukur bahwa Bank Jateng mampu berkembang pesat dan berkontribusi bagi perekonomian di Jawa Tengah."
Irianto juga menyampaikan pencapaian signifikan yang telah diraih sepanjang Triwulan I 2025, dengan laba usaha mencapai Rp 450 miliar, tumbuh 31,12% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, aset Bank Jateng juga mengalami kenaikan signifikan mencapai Rp 91,04 Triliun.
Namun, meski merayakan berbagai kemajuan, Irianto mengingatkan agar tidak berpuas diri.
"Kondisi perekonomian dunia saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak dari perang dagang dan gejolak ekonomi global. Oleh karena itu, kita harus terus bergerak dan berinovasi untuk menjaga daya saing dan mendukung pembangunan ekonomi daerah," katanya.
Tema HUT ke-62 tahun ini, "Bergerak Tumbuh dengan Harmonis," menjadi pengingat bagi seluruh karyawan untuk tidak hanya berdiam diri, tetapi terus beradaptasi dengan perubahan pasar dan meningkatkan kualitas pelayanan. Irianto juga mengungkapkan kebanggaannya karena Bank Jateng untuk pertama kalinya memperoleh Sertifikat ISO 9001:2015 untuk pelayanan Customer Service dan Teller.
Dalam kesempatan tersebut, Bank Jateng juga memberikan penghargaan kepada para pencipta lagu Hymne dan Mars Bank Jateng sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya. Lagu Hymne Bank Jateng dan Mars Bank Jateng diciptakan oleh (Almarhum) Koes Poerwedhy, SE, (Almarhum) Djoko Santoso, SE., MM, dan Bambang Heri Santoso. Karya tersebut telah menjadi bagian penting dalam membangun semangat dan identitas Bank Jateng selama bertahun-tahun.
BACA JUGA: Kasus Dugaan Kekerasan Oleh Dosen Farmasi UGM, Polda DIY: Kami Belum Terima Laporan
Di akhir sambutannya, Irianto mengucapkan terima kasih kepada seluruh nasabah, mitra kerja, Dewan Komisaris, serta seluruh karyawan Bank Jateng atas kontribusi dan kerja keras yang telah membawa bank ini ke posisi yang lebih baik.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan daerah dan berkontribusi pada perekonomian Jawa Tengah,” tutup Irianto.
Peringatan HUT ke-62 ini juga menjadi momentum penting bagi Bank Jateng untuk terus bertransformasi dan mengedepankan pelayanan yang lebih baik, serta berinovasi dalam menghadapi tantangan ekonomi yang ada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kabupaten Kulonprogo resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol serta Pelarangan Minuman
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 5 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 5 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun, tarif Rp8.000, dan cara pembayarannya.
OJK DIY menyebut judi online bisa mendorong masyarakat menggunakan pinjol. Outstanding P2P lending DIY capai Rp1,41 triliun.
DPRD Sleman mendorong perbaikan data desil dibuka berkala agar perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat tercermin dalam data.
Banjir bandang Nepal-China menewaskan 1.280 orang dan membuat lebih dari 5.620 orang hilang. Operasi pencarian memasuki pekan kedua.