Advertisement
Domain dot id Tembus 1,3 Juta Pengguna, Buka Peluang Ekonomi Baru
Foto ilustrasi website. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Jumlah pengguna domain internet berakhiran .id (dot id) terus meningkat dan kini telah menembus 1,3 juta. Kondisi ini dinilai tak hanya mencerminkan kepercayaan publik terhadap domain buatan Indonesia, tetapi juga membuka potensi ekonomi baru bagi kreator digital muda.
Hal ini diutarakan Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi Digital Denny Setiawan. "Ini kan bisa mendatangkan mungkin ekonomi, ada pendapatan, saya juga tidak tahu detail ya. Tapi yang penting ada ekosistem dan membuka lapangan kerja," kata Denny ketika ditemui media di acara peluncuran .idFest 2025 di Jakarta, Senin (15/9/2025).
Denny mengatakan penjualan domain .id dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi anak muda kreatif sebagai kreator digital dengan menyiapkan website yang menarik.
Advertisement
Ekosistem ini juga akan semakin membawa nama baik Indonesia di dunia internasional sehingga perhatian dunia akan tertuju ke Indonesia.
Ia juga mengapresiasi PANDI atas pencapaian domain .id yang telah mencapai 1,3 juta pengguna. Ini menunjukkan tingginya kepercayaan konsumen terhadap kualitas domain buatan Indonesia juga meningkat.
"Kalau .id kita lebih percaya daripada dot yang lain. Ini kan dibantu dengan teman-teman PANDI yang berkolaborasi dengan teman-teman di ekosistem," katanya.
BACA JUGA: Preview PSS Sleman vs Persiba Balikpapan di Championship Hari Ini
Ia juga menyebut peningkatan domain .id yang signifikan dari domain .com dapat meningkatkan identitas nasional di kancah global. Saat ini domain .id mencapai 57 persen, meningkat sembilan persen dari tahun lalu, sementara domain .com tahun ini hanya sebesar 35 persen.
Sebelumnya, Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) John Sihar Simanjuntak mengungkapkan jumlah penggunaan domain .id (dot id) telah mencapai angka 1.331.180 hingga bulan September tahun 2025, dengan diantaranya 16 persen tersebar di seluruh dunia, sementara 84 persen domain .id digunakan secara nasional. PANDI menargetkan 1.350.000 pengguna domain .id di nasional maupun internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Baru Terima SK, Puluhan ASN Gunungkidul Diminta Turun ke Warga
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Lonjakan Arus Balik, InJourney Airports Siapkan Ribuan Extra Flight
- Harga Emas Pegadaian Naik Hari Ini 26 Maret, UBS Tembus Rp2,86 Juta
- Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Nilai Buyback Justru Merosot
- Okupansi Hotel di DIY Turun, Wisatawan Pilih Solo dan Magelang
- Ekspor Batu Bara Kena Pungutan Baru, Berlaku Mulai 1 April 2026
- Rupiah Menguat Tipis Saat Pasar Menunggu Sinyal Damai Iran
- Pemerintah Berupaya BBM Subsidi Tetap Aman Saat Dunia Bergejolak
Advertisement
Advertisement







