Belanja Lesu di Juni 2026, Kelompok Atas Mulai Tahan Pengeluaran
Belanja masyarakat Juni 2026 melambat, MSI hanya naik 0,1%. Kelompok atas mulai menahan konsumsi seiring IKK moderat.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Lonjakan harga minyak dunia mulai memberi tekanan pada anggaran negara, namun pemerintah belum mengambil keputusan terkait pemangkasan belanja. Kajian masih dilakukan untuk menentukan langkah yang paling tepat.
Situasi ini muncul seiring potensi membengkaknya subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang dapat mendorong pelebaran defisit APBN jika harga energi terus meningkat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan hingga kini belum ada keputusan final mengenai pemotongan anggaran kementerian maupun lembaga.
"Belum ada keputusan pangkas anggaran," ujarnya saat ditemui di Jogja, Selasa (17/3/2026).
Menurutnya, pemerintah masih melakukan penghitungan dan penyisiran terhadap anggaran di seluruh kementerian dan lembaga, sembari memantau perkembangan harga minyak dunia.
Dalam APBN 2026, asumsi harga minyak atau Indonesian Crude Price (ICP) ditetapkan sebesar US$70 per barel. Namun, eskalasi konflik yang dipicu serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran membuat harga minyak sempat melonjak hingga mendekati US$100 per barel.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan beban subsidi energi sekaligus menekan ruang fiskal pemerintah.
Purbaya memastikan proses efisiensi akan menyasar seluruh sektor, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Meski demikian, ia menegaskan anggaran MBG masih dalam kondisi aman dan tetap diupayakan berjalan optimal. "[Anggaran MBG] masih aman tetapi kami pastikan pelaksanaannya," jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan skenario antisipasi jika tekanan terus berlanjut. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyebut defisit APBN berpotensi melebar hingga melampaui batas 3% terhadap produk domestik bruto (PDB).
Namun, skenario tersebut hanya akan diterapkan dalam kondisi krisis. Untuk saat ini, langkah yang ditempuh adalah menjaga defisit tetap terkendali melalui efisiensi anggaran.
"Terkait dengan skenario, itu adalah skenario saat kita krisis. Nah, langkah yang diambil per hari ini adalah memotong anggaran supaya kita tidak lewat dari 3%," ujarnya di Jakarta.
Dengan situasi global yang masih bergejolak, pemerintah terus menimbang keseimbangan antara menjaga stabilitas fiskal dan memastikan program prioritas tetap berjalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Belanja masyarakat Juni 2026 melambat, MSI hanya naik 0,1%. Kelompok atas mulai menahan konsumsi seiring IKK moderat.
Registrasi SIM card kini wajib biometrik wajah mulai 1 Juli 2026. Kemkomdigi larang penggunaan NIK dan KK tanpa verifikasi.
China siapkan 12 profesi baru di era AI dan ekonomi digital. Industri AI tembus 1,2 triliun yuan, peluang kerja makin luas.
BPBD Sleman petakan 5 wilayah rawan kekeringan akibat El Nino 2026. Siapkan 50 tangki air untuk antisipasi.
Ghana vs Kolombia di Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan analisis kekuatan kedua tim.
PM India Narendra Modi akan ke Jogja 8 Juli 2026 untuk dukung pemugaran Candi Prambanan dan perkuat kerja sama strategis RI-India.