Sensus Ekonomi 2026 di DIY Capai 79 Persen, Targetkan Rampung Agustus
BPS DIY menyebut Sensus Ekonomi 2026 telah mencapai 79% dan ditargetkan rampung akhir Agustus. Pendataan dilakukan dengan metode CAPI dan CAWI.
Ilustrasi. /Bisnis Indonesia-Felix Jody Kinarwan
Harianjogja.com, JOGJA—Bursa Efek Indonesia (BEI) DIY memperkirakan adanya penambahan lima Galeri Investasi (GI) baru pada 2025. Kepala BEI DIY, Irfan Noor Riza, mengatakan hingga September 2025 sudah terdapat dua Galeri Investasi baru yang siap diresmikan di perguruan tinggi di wilayah DIY.
Dua galeri tersebut kini hanya menunggu seremonial peresmian dalam waktu dekat. Selain itu, masih ada tiga calon Galeri Investasi lain yang prosesnya hampir rampung. Irfan optimistis seluruhnya dapat selesai sebelum akhir 2025.
“Jika kelima galeri yang sedang dalam proses ini selesai semua, maka penambahan tahun 2025 akan mencapai lima Galeri Investasi, melampaui target awal,” ujarnya.
Irfan menjelaskan, penambahan Galeri Investasi tahun ini tidak hanya di perguruan tinggi. BEI DIY juga menargetkan pembentukan GI di kantor pemerintah daerah, kalurahan atau desa, serta Galeri Investasi Edukasi di sekolah-sekolah, baik SMA maupun SMK.
Menurutnya, penempatan Galeri Investasi di berbagai lokasi tersebut terbukti efektif menjangkau generasi muda, kalangan akademisi, dan masyarakat luas di DIY. Segmen ini dinilai sebagai calon investor potensial dengan tingkat literasi finansial yang terus meningkat.
Lebih lanjut, Irfan menyampaikan bahwa penambahan GI merupakan hasil kolaborasi antara BEI Kantor Perwakilan Yogyakarta, jaringan Galeri Investasi BEI, anggota bursa, perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat DIY yang kini semakin melek investasi.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal agar semakin banyak masyarakat DIY yang dapat memanfaatkan pasar modal sebagai sarana membangun kekayaan dan mencapai tujuan finansial mereka,” ujarnya.
Sebelumnya, Irfan menyebut keberadaan Galeri Investasi menjadi salah satu faktor pendorong meningkatnya minat masyarakat DIY berinvestasi di pasar modal. BEI DIY bersama jejaring 63 GI di DIY terus melakukan edukasi terarah melalui program seperti Sekolah Pasar Modal, Guruku Investor Saham, Capital Market Summit & Expo (CMSE), serta berbagai kegiatan literasi lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS DIY menyebut Sensus Ekonomi 2026 telah mencapai 79% dan ditargetkan rampung akhir Agustus. Pendataan dilakukan dengan metode CAPI dan CAWI.
Sidang perdana Little Aresha mengungkap dugaan kekerasan terhadap anak, termasuk kepala anak yang disebut ditenggelamkan ke bak mandi.
Anggaran pendidikan RI 2027 mencapai Rp820,9 triliun. Simak perbandingan rasio pendidikan Indonesia dengan negara ASEAN.
DPR menyetujui Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI periode 2026–2031 menggantikan Hery Susanto yang diberhentikan tidak dengan hormat.
Eks Direktur Teknis Kepabeanan Fadjar Donny Tjahjadi didakwa merugikan negara Rp7,37 triliun dalam kasus ekspor CPO.
Bansos beras Gunungkidul naik menjadi 162.274 keluarga penerima manfaat. Penyaluran dimulai 18 Agustus dan ditarget selesai 18 September 2026.