Advertisement

Kadin DIY Tegaskan Dukungan RPJMD dan Penguatan UMKM

Anisatul Umah
Minggu, 01 Februari 2026 - 19:37 WIB
Sunartono
Kadin DIY Tegaskan Dukungan RPJMD dan Penguatan UMKM Ketua Umum Kadin DIY, GKR Mangkubumi menyampaikan kata sambutan dalam Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Masa Bakti 20252030 di The Alana Hotel Yogyakarta, Sabtu (31/1 - 2026). Anisatul Umah/Harian Jogja.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY menegaskan komitmennya mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DIY serta penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Kadin DIY Masa Bakti 2025–2030 yang digelar di The Alana Hotel Yogyakarta, Sabtu (31/1/2026).

Ketua Umum Kadin DIY, GKR Mangkubumi, menyampaikan bahwa agenda pelantikan bukan semata pergantian kepengurusan, melainkan momentum peneguhan amanah dan tanggung jawab strategis Kadin DIY sebagai mitra pembangunan daerah, penggerak dunia usaha, serta penjaga nilai-nilai luhur Yogyakarta.

Advertisement

Menurutnya, pembangunan ekonomi daerah tidak dapat berjalan sendiri tanpa sinergi berbagai pihak. Karena itu, Kadin DIY berkomitmen membangun kolaborasi aktif dengan Pemerintah Daerah (Pemda), khususnya dalam mendukung RPJMD DIY serta Visi Gubernur DIY, yakni “Terwujudnya Pancamulia Masyarakat Jogja melalui Reformasi Kalurahan, Pemberdayaan Kawasan Selatan, serta Pengembangan Budaya Inovasi dan Pemanfaatan Teknologi Informasi”.

“Visi ini bertujuan meningkatkan kemuliaan hidup warga, mengurangi kemiskinan, dan ketimpangan wilayah,” ujarnya.

GKR Mangkubumi menjelaskan, sinergi tersebut diwujudkan melalui penguatan peran dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja dalam menciptakan lapangan kerja, mengembangkan ekonomi kreatif dan UMKM, meningkatkan kualitas investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia juga mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus Kadin DIY yang baru dilantik. Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin kompleks, namun dengan integritas, kolaborasi, dan semangat kebersamaan, Kadin DIY diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus mitra strategis pemerintah.

“Mari kita satukan langkah, selaraskan niat, dan kuatkan kolaborasi demi masa depan DIY yang kita cintai,” lanjutnya.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya menekankan bahwa di tengah dinamika global yang cepat, kepemimpinan dunia usaha dituntut adaptif, kolaboratif, serta mampu menjadi ekosistem pembelajar sepanjang hayat dengan teknologi sebagai penguat dan manusia sebagai pengarah strategi.

Menurut Sultan, peran pemimpin tidak lagi sebatas pengawas, melainkan mentor, pelatih, dan penggerak bersama. Ia mengingatkan bahwa organisasi berisiko tertinggal apabila terlalu lama menunggu kepastian.

“Banyak perubahan besar lahir dari keberanian melangkah di tengah ketidakpastian. Dalam dunia usaha, status quo atau memilih diam akan jauh lebih berisiko daripada menempuh perubahan,” ujarnya.

Dalam kerangka tersebut, Sultan menilai Kadin memiliki peran yang sangat strategis sebagai simpul antara pengusaha kecil dan besar, antara kebijakan dan pelaku usaha, serta antara kepentingan lokal dan global. Dari simpul inilah, menurutnya, lahir kolaborasi, kepercayaan, dan semangat gotong royong.

“Melalui Kadin, kita berharap semakin banyak local champion tumbuh. Pengusaha pangan yang menembus pasar nasional, perajin yang mampu menembus ekspor, pelaku kreatif yang mendunia, serta industri kecil yang naik kelas menjadi tulang punggung ekonomi,” tuturnya.

Sultan juga menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus Kadin DIY yang baru dilantik dan dikukuhkan. Ia menilai amanah tersebut merupakan panggilan untuk memperkuat dunia usaha DIY agar semakin tangguh, inklusif, dan berdaya saing, sembari menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan.

“Mari jaga Yogyakarta, bukan hanya sebagai entitas budaya, tetapi juga sebagai pusat kewirausahaan. Bukan hanya tempat berwisata, tetapi tempat bertumbuhnya gagasan dan usaha. Bukan hanya ruang nostalgia, tetapi ruang masa depan,” lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Relokasi SDN Nglarang Terdampak Tol Jogja-Solo Segera Dievaluasi

Relokasi SDN Nglarang Terdampak Tol Jogja-Solo Segera Dievaluasi

Sleman
| Minggu, 01 Februari 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata
| Kamis, 29 Januari 2026, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement