Harga Beras Naik, Inflasi Jogja hingga September 3,31 Persen
Harga beras Jogja naik pada September 2026 akibat pasokan berkurang. BPS juga mewaspadai kenaikan harga pangan menjelang Nataru.
Inflasi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jogja mencatat deflasi pada Januari 2026 setelah lonjakan harga pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) Desember 2025. Deflasi Kota Jogja ini dinilai sebagai fase penyesuaian harga sebelum inflasi kembali meningkat menjelang Ramadan 2026.
Statistisi Ahli Madya BPS Kota Jogja, Fandi Akhmad, menjelaskan secara bulanan Januari 2026 memang mengalami penurunan harga karena pada Desember sebelumnya terjadi kenaikan cukup tinggi. Menurutnya, kondisi ini mencerminkan kembalinya harga ke level yang lebih normal seusai tekanan inflasi akhir tahun.
“Secara bulanan Januari 2026 terjadi deflasi karena pada Desember sebelumnya harga sudah naik cukup tinggi. Jadi Januari ini merupakan fase penyesuaian harga,” katanya, Senin (2/2/2026).
Fandi menegaskan kelompok makanan dan minuman masih menjadi komoditas yang paling fluktuatif. Perubahan harga pada kelompok ini biasanya terjadi saat periode libur panjang maupun hari besar keagamaan.
Memasuki pertengahan Februari 2026, ia memprediksi inflasi Kota Jogja berpotensi kembali meningkat menjelang Ramadan. Kenaikan harga dipicu lonjakan permintaan masyarakat terhadap berbagai kebutuhan pokok.
“Pada Januari harga relatif kembali normal. Namun ketika memasuki bulan puasa, kemungkinan besar harga akan naik lagi. Secara teori, saat permintaan meningkat maka harga juga akan terdorong naik,” katanya.
Menurutnya, tren kenaikan harga biasanya mencapai puncak menjelang Idulfitri. Komoditas yang berpotensi menjadi penyumbang inflasi utama tetap didominasi makanan, minuman, serta sektor transportasi yang meningkat aktivitasnya selama arus mudik dan perayaan Lebaran.
“Selama puasa dan Lebaran, makanan, minuman, dan transportasi menjadi penentu utama inflasi,” katanya.
Meski ada potensi kenaikan harga saat Ramadan 2026, Fandi memperkirakan polanya tidak akan jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Seusai Idulfitri, harga-harga yang sempat meningkat biasanya berangsur turun dan kembali mengikuti tren normal pasar, sehingga dinamika inflasi Kota Jogja tetap bergerak sesuai siklus musiman tahunan yang dipengaruhi momen keagamaan dan permintaan konsumsi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga beras Jogja naik pada September 2026 akibat pasokan berkurang. BPS juga mewaspadai kenaikan harga pangan menjelang Nataru.
Prabowo ikut merayakan kemenangan Indonesia atas Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Selebrasinya disebut ala Power Ranger
HP panas dan baterai cepat habis belum tentu spyware. Kenali tanda lain, cara memeriksa, menghapus, dan mencegah spyware di ponsel.
DPRD Kulonprogo meminta kontribusi tambang dievaluasi. Realisasi pajak MBLB 2026 baru Rp1,16 miliar dari target Rp2,4 miliar.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam ajang Apresiasi Komitmen Pendidikan Antikorupsi Tahun 2026.
BYD menyiapkan update OTA untuk Shark 6 setelah pengujian menemukan celah pada sistem infotainment. Lampu dan wiper juga diuji melalui CAN bus.