GAS Fest 2026 Hadirkan Panggung Lintas Genre, Dihadiri Ribuan Penonton
GAS Fest 2026 di Stadion Mandala Krida Jogja menghadirkan TIPE-X, Aftershine, Dipha Barus hingga Mentik Wangi dalam konser lintas genre.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KPw BI DIY) mencatat realisasi penyaluran uang kartal (outflow) selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H/2026 menembus angka Rp4,71 triliun. Jumlah ini setara dengan 94,39 persen dari total proyeksi awal yang dipatok sebesar Rp4,99 triliun.
Capaian tersebut menunjukkan tren pertumbuhan ekonomi yang positif di wilayah DIY, dengan peningkatan sebesar 2,4 persen dibandingkan realisasi periode yang sama pada tahun 2025 lalu.
Kepala KPw BI DIY, Sri Darmadi Sudibyo, menjelaskan bahwa kenaikan permintaan uang tunai ini dipicu oleh terjaganya aktivitas ekonomi serta likuiditas masyarakat yang stabil.
Faktor pendukung lainnya adalah masa libur panjang yang meningkatkan kebutuhan uang kartal untuk konsumsi serta pemenuhan ketersediaan uang di mesin-mesin ATM selama momen hari raya.
"Sebesar Rp4,71 triliun atau setara dengan 94,39% dari angka proyeksi pada periode dimaksud sebesar Rp4,99 triliun," ujar Sudibyo dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2026).
Sebagai bagian dari upaya memastikan ketersediaan Rupiah layak edar, BI DIY juga sukses menggelar program Semarak Rupiah Ramadan Dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak 23 Februari hingga 12 Maret 2026 ini menyediakan total 15.000 paket penukaran uang di berbagai lokasi strategis.
Program ini melibatkan layanan kas keliling di enam masjid besar di seluruh kabupaten/kota di DIY, kerja sama dengan 34 bank umum, hingga layanan penukaran terpadu di Halaman Pendopo Graha Wanabhaktiyasa.
Secara rinci, layanan kas keliling pada akhir Februari menyerap kuota 1.800 paket, sementara layanan di 34 bank umum menyediakan hingga 10.200 paket. Puncaknya, pada awal Maret, BI bekerja sama dengan sembilan bank besar membuka layanan terpadu dengan total 3.000 paket.
Sudibyo menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen BI untuk memberikan kemudahan akses uang tunai bagi masyarakat sekaligus mendorong efisiensi sistem pembayaran melalui penguatan transaksi nontunai.
"Sinergi antara pemenuhan kebutuhan uang kartal, layanan kas, serta digitalisasi sistem pembayaran diharapkan dapat mendukung stabilitas dan kelancaran aktivitas ekonomi di DIY," lanjutnya.
Dengan berakhirnya periode Ramadan dan Idulfitri, BI DIY akan terus memantau peredaran uang di masyarakat guna menjaga kualitas uang layak edar tetap terjaga di seluruh wilayah Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GAS Fest 2026 di Stadion Mandala Krida Jogja menghadirkan TIPE-X, Aftershine, Dipha Barus hingga Mentik Wangi dalam konser lintas genre.
BRI Peduli menggelar kegiatan edukatif Hari Anak Nasional 2026 di enam sekolah penerima Program Ini Sekolahku.
Utang pemerintah melalui SBN mencapai Rp501,2 triliun hingga Juni 2026 atau 62,7% dari target APBN 2026.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.