FIF Naikkan Pembiayaan Modal Kerja Hingga 20%, Mau Jajal?

FIF Naikkan Pembiayaan Modal Kerja Hingga 20%, Mau Jajal?Ilustrasi. - Bisnis Indonesia/Abdullah Azzam
13 Mei 2018 23:30 WIB Reni Lestari Ekbis Share :
Ad Tokopedia

Harianjogja.com, JAKARTA—Data statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Maret 2018 menunjukkan piutang pembiayaan industri mencapai Rp392,93 triliun. Dari jumlah tersebut hanya Rp22,84 triliun atau 5,8% saja yang mengalir ke pembiayaan modal kerja. 

Namun demikian, PT Federal International Finance (FIFGROUP) tahun ini hendak menaikkan besaran pembiayaan modal kerja hingga 20%. Presiden Direktur FIFGROUP Margono Tanuwijaya mengatakan hingga kuartal I/2018, pembiayaan modal kerja FIF mencapai Rp100 miliar. 

“[Pembiayaan] Modal kerja kami sangat kecil, hanya dua persen, kuartal I sudah sekitar Rp11 miliar,” kata Margono kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Jumat (11/5/2018). 

Namun pembiayaan kendaraan untuk penggunaan produktif mencapai 25%. Penyaluran pembiayaan kendaraan produktif bergantung pada penjualan PT Astra International Tbk. (ASII), induk perusahaannya. 

“Kalau untuk [pembiayaan] modal kerja secara penjualan tahun ini kita targetnya naik 20 persen,” ujarnya. 

Sementara itu, hingga akhir Maret 2018, FIF Group mampu membukukan total pembiayaan sebesar Rp8,5 triliun. Angka tersebut meningkat 7,59% dibandingkan pembiayaan di periode yang sama tahun lalu. 

Jumlah tersebut disumbang oleh semua lini bisnis FIF Group yang mencakup pembiayaan sepeda motor baru [Fifas Astra], elektronik [Spektra], pembiayaan syariah [Amitra] dan pembiayaan multiguna [Danastra]. Pembiayaan sepeda motor baru berkontribusi sekitar 65% dari total pembiayaan. Kemudian diikuti pembiayaan sepeda motor bekas berkualitas sebesar 25%, sementara 10% lainnya disumbang oleh Spektra.

Sumber : Bisnis Indonesia

Ad Tokopedia