KAI Batalkan Sejumlah KA Selama Pemulihan Jalur Pascabanjir
KAI membatalkan sejumlah perjalanan kereta api selama pemulihan jalur Pekalongan–Sragi pascabanjir demi menjamin keselamatan penumpang.
Aktifitas bongkar muat KM Selat Mas di Makassar New Port, Sulawesi Selatan (11/9/2022). Bisnis - Adam
Harianjogja.com, JAKARTA—Wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia pada kuartal I/2023 tidak lagi berada di Maluku dan Papua tetapi Pulau Sulawesi.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Moh. Edy Mahmud melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi tertinggi berada di Pulau Sulawesi, yaitu sebesar 7 persen pada kuartal I/2023.
“Terjadi pertumbuhan signifikan di Sulawesi dari 5,52 pada tahun lalu, tahun ini menjadi 7 persen,” ujarnya dalam keterangan pers di Gedung BPS, Jakarta, Jumat (5/5/2023).
Edy menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi pada kelompok provinsi di Pulau Sulawesi ditopang oleh lapangan usaha industri pengolahan serta pertambangan dan penggalian.
Baca juga: PNS Disdikpora Bantul Ditahan Terkait Korupsi Dana Perawatan Stadion Sultan Agung
Pertumbuhan ekonomi di Sulawesi ini memberikan kontribusi sebesar 6,87 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.
Pada kuartal sebelumnya, pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia terdapat di wilayah Maluku dan Papua yang mencapai 8,65 persen. Akibat bencana alam berupa longsor, pertambangan di Papua harus menghentikan produksinya pada pertengahan Februari 2023.
Bukan hanya Sulawesi, Kalimantan menempati posisi kedua dengan pertumbuhan ekonomi sebear 5,79 persen pada kuartal I/2023, sebelumnya hanya 3,46 persen pada kuartal yang sama di tahun lalu.
Sementara itu, BPS mencatat pertumbuhan ekonomi kelompok provinsi di Jawa serta Maluku dan Papua lebih rendah dibandingkan kuartal yang sama pada tahun sebelumnya.
Meski demikian, Jawa memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, bahkan mencapai 57,17 persen.
“Pada kuartal satu ini Jawa tumbuh sebesar 4,96 persen, sebelumnya [kuartal I/2022] Jawa itu tumbuh sebesar 5,06 persen. Ada sedikit perlambatan, namun ditutupi oleh penguatan pertumbuhan ekonomi di Sumatra yang tadinya 4,08 jadi 4,79 persen,” tambah Edy.
Secara tahunan, pertumbuhan ekonomi di Bali Nusra juga terjadi peningkatan pertumbuhan dari 3,5 persen menjadi 4,74 persen. Namun di Maluku dan Papua terjadi penurunan pertumbuhan dari 10,39 menjadi 1,95 persen.
Secara umum, struktur perekonomian Indonesia secara spasial masih didominasi kelompok provinsi Jawa. Sementara pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh Sulawesi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
KAI membatalkan sejumlah perjalanan kereta api selama pemulihan jalur Pekalongan–Sragi pascabanjir demi menjamin keselamatan penumpang.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.
Apple uji iPhone 19 Pro dengan layar melengkung 4 sisi dan Face ID di bawah layar. Desain futuristik diprediksi hadir pada 2027.