Penataan Sirip Malioboro Mulai Dibahas Pekan Depan
Pemkot Jogja mulai membahas penataan 10 sirip Malioboro pekan depan bersama Pemda DIY, termasuk parkir, lalu lintas, dan logistik.
Pengemudi melintasi Tol Jogja Solo yang dibuka fungsional di Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (15/4/2023)./Antara-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat pertumbuhan ekonomi Triwulan II 2023 sebesar 5,16% secara tahunan atau year on year (yoy). Pertumbuhan ekonomi DIY tersebut dipengaruhi beberapa fenomena, salah satunya pembangunan jalan tol.
Lima sektor paling dominan mendorong pertumbuhan ekonomi DIY. Pertama sektor industri pengolahan secara yoy mampu tumbuh 3,74%. Meskipun tidak sebesar Triwulan I 2023 mampu tubuh 5,04%.
Beberapa catatan fenomena yang mempengaruhi di antaranya momen lebaran dan liburan sekolah. Menyebabkan peningkatan pada industri makanan dan minuman serta industri tekstil dan pakaian jadi.
"Kemudian ekspor barang dari logam, komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik lainnya mengalami peningkatan sekitar 8 persen dibanding triwulan yang sama tahun sebelumnya," jelas Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati.
Baca juga: Masih Ada Tumpukan Sampah di Jalan, PHRI DIY: Ini Membahayakan Pariwisata!
Kedua sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara yoy Triwulan II tumbuh 5,13%. Sementara pada dua Triwulan sebelumnya terkontraksi masing-masing 1,98% , bahkan di Triwulan IV 2022 kontraksi 9,42%.
Fenomena yang mempengaruhi diantaranya adanya bantuan berupa alat mesin pertanian (alsintan) dan sarana produksi (saprodi) berpengaruh terhadap peningkatan produksi hasil pertanian di DIY. Lalu, penjualan hewan kurban pada Iduladha 2023 lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu.
"Peningkatan produksi tanaman pangan seperti padi, kedelai, kacang tanah, ubi kayu dan ubi jalar juga mengalami peningkatan di Triwulan II 2023," paparnya.
Sektor ketiga akomodasi makanan dan minuman, secara tahunan tumbuh 6,32%, tidak setinggi triwulan sebelumnya 8,48%. Beberapa fenomena yang BPS catat yakni penyediaan akomodasi meningkat seiring dengan kenaikan kunjungan wisatawan ke DIY pada libur lebaran dan libur sekolah. Jumlah malam kamar terjual mengalami kenaikan sebesar 12,37% untuk hotel non bintang yoy.
"Kegiatan MICE (Meetings, Incentives, Convention, and Exhibitions) yang masih banyak dilakukan selama triwulan II-2023 berdampak positif terhadap sektor akomodasi dan makan minum," lanjut dia.
Sektor Informasi
Sektor keempat Informasi dan Komunikasi secara tahunan tumbuh 4,08%, tidak sebesar triwulan sebelumnya 5,47%.
"Beberapa hal yang kami catat adanya peningkatan aktivitas masyarakat, yang diantaranya disebabkan oleh penyelenggaraan MICE, momen libur lebaran, dan libur sekolah berpengaruh terhadap peningkatan penggunaan pulsa dan paket data
internet. Termasuk juga meningkatnya aktivitas transaksi jual beli online menjelang lebaran."
Sektor terakhir adalah konstruksi, di mana pada Triwulan II secara tahunan tumbuh 2,66%. Pertumbuhan ini tidak sebesar triwulan sebelumnya 4,95%.
"Beberapa hal yang kami catat [berpengaruh pada sektor konstruksi] pembangunan jalan tol Jogja-Bawen Seksi 1 yaitu penghubung Yogyakarta-Simpang Susun (SS) Banyurejo sudah mencapai 36,14% dan ditargetkan selesai pada 2024," ungkapnya.
Selain itu, PLN juga membangun konstruksi kabel bawah tanah di kawasan kampus UGM. Kemudian realisasi belanja modal APBD untuk konstruksi (Belanja Modal Gedung dan Bangunan serta Belanja Modal Jalan, Jaringan, dan Irigasi) di DIY triwulan ini tercatat sekitar 57,5% dari total belanja modal atau naik 34,2% dibandingkan tahun sebelumnya. "Pembangunan dormitori UMY di Kasihan, Bantul masih berlanjut." lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja mulai membahas penataan 10 sirip Malioboro pekan depan bersama Pemda DIY, termasuk parkir, lalu lintas, dan logistik.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Rabu 29 Juli 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.