BPS DIY Jamin Data Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Pajak atau Pinjol
BPS DIY memastikan data Sensus Ekonomi 2026 aman, tidak digunakan untuk pajak maupun pinjol, serta dijamin kerahasiaannya.
Ilustrasi seorang warga di Kalurahan Ngalang, Gedangsari sedang menjemur gabah./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat rata-rata harga gabah pada September 2023 kompak naik, baik di tingkat petani dan penggilingan secara bulanan atau month-to-month (mtm).
Statistisi Ahli Utama BPS DIY, Sentot Bangun Widoyono mengatakan di tingkat petani harga Gabah Kering Giling (GKG) meningkat 19,62% mencapai Rp7.016,67 per kg, sementara di tingkat penggilingan naik 19,16% mencapai Rp7.100 per kg.
Kemudian untuk Gabah Kering Panen (GKP) harga di tingkat petani meningkat 28,45% menjadi Rp6.330 per kg, dan GKP di tingkat penggilingan naik 28,31% menjadi Rp6.387,50 per kg. "Di tingkat petani dan penggilingan, bahwa ada kenaikan harga gabah, baik GKG maupun GKP," ucapnya, Senin (2/10/2023).
BACA JUGA: Harga Gabah Masih Terus Naik, Segini Angkanya
Dia menjelaskan dari 50 transaksi yang dicatat harga tertinggi untuk GKG varietas Ciherang dan IR-64 ada di harga Rp7.700 per kg. Sememtara harga terendah untuk GKP varietas IR-64 yakni Rp6.200 per kg. "Namun demikian, harga ini masih menempati posisi di atas harga pokok yang ditetapkan pemerintah, misalnya pada 24 Maret 2023 HPP [harga pembelian pemerintah] GKG tingkat penggilingan ditempatkan Rp6.200 per kg, sedangkan harga yang kami peroleh Rp7.100 ada selisih Rp900, tunjukan perbaikan di tingkat penggilingan," jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, untuk GKP di tingkat petani, HPP-nya ditetapkan Rp5.000 per kg dan penggilingan Rp5.100 per kg. Petani mendapatkan harga yang lebih tinggi sebesar Rp6.387,50 per kg di tingkat penggilingan, dan Rp6.330 di tingkat petani.
"Harga gabah itu memengaruhi indeks nilai tukar petani maupun indeks harga konsumen di perkotaan. Nyatanya, Nilai Tukar Petani [NTP] pada September 2023 sebesar 105,55 naik 2,09 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 103,38."
Sebelumnya, Manager Pengadaan Perum Bulog Kanwil DIY, Fansuri Perbatasari mengatakan tingginya harga beras belakangan ini berkaitan dengan pasokan dan permintaan. Masalah di sektor pertanian yang dihadapi saat ini adalah terkait dengan El Nino. “Jika musim hujan baru terjadi pada November 2023 mendatang, dan rata-rata umur padi 100 hari artinya pasokan baru melimpah pada awal tahun depan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS DIY memastikan data Sensus Ekonomi 2026 aman, tidak digunakan untuk pajak maupun pinjol, serta dijamin kerahasiaannya.
Trans Jogja mencakup berbagai jalur utama yang menghubungkan titik-titik penting seperti kawasan wisata, pusat pendidikan, hingga layanan kesehatan.
Jadwal Kereta Api (KA) Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) pada Sabtu (11/7/2026)
Jadwal Kereta Api Prambanan Ekspres (Prameks) rute Jogja–Kutoarjo pada Sabtu (11/7/2026) kembali menjadi incaran penumpang.
Volkswagen rencana PHK 100.000 pekerja dan tutup 4 pabrik di Jerman. Serikat pekerja protes. Tekanan tarif AS, margin EV tipis, dan persaingan China paksa restr
Jorge Martin dan Ai Ogura resmi pindah ke Yamaha mulai MotoGP 2027. Martin: "Keputusan terbaik untuk masa depan." Ogura: "Hal baik untuk saya." Tinggalkan April