Wagub DIY Dorong Pencegahan Kekerasan Seksual di Lingkungan Olahraga
Wagub DIY Paku Alam X mendorong pencegahan kekerasan seksual menjadi bagian dari pembinaan dan perlindungan atlet di lingkungan olahraga.
Ilustrasi pinjol - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Record atau rapor nasabah yang jelek di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) menjadi kendala penyaluran kredit perbankan. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan DIY, Parjiman mengatakan OJK menerima laporan dari kreditur [pemberi pinjaman] kemudian dikompilasi.
Sehingga perbankan, leasing, dan lainnya akan memberikan fasilitas kredit [pembiayaan] mereka akan mengecek dahulu track record pinjaman yang dimiliki debitur di lembaga jasa keuangan lain.
"Jadi salah satu manfaat dari SLIK adalah untuk melihat record/rapor pinjaman nasabah," ucapnya dihubungi, Rabu (18/10/2023).
Baca Juga:
OJK Catat Ada 21 Pinjol dengan Kredit Macet Tinggi, Cek Daftarnya
Alarm Kredit Macet Pinjol, Setahun Naik Rp720 Miliar
Kredit Macet Pinjol Turun, Ketahui Penyebabnya..
Apabila kreditnya bermasalah di tempat lain, akan menjadi pertimbangan. Menurutnya biasanya cenderung tidak akan memberikan pinjaman baru. Kondisi ini berlaku bagi semua perbankan.
"Untuk di DIY sendiri kredit nonperforming loan [NPL] per Agustus 2023 sebesar 4,11%. Threshold NPL 5%," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wagub DIY Paku Alam X mendorong pencegahan kekerasan seksual menjadi bagian dari pembinaan dan perlindungan atlet di lingkungan olahraga.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.