Harga Pangan Turun, DIY Catat Deflasi 0,31% pada Juli 2026
DIY mengalami deflasi 0,31% pada Juli 2026. BPS menyebut turunnya harga cabai, bawang, dan tomat menjadi penyebab utama.
Ilustrasi pengguna QRIS Livin\' Mandiri di salah satu merchant. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Vice President (VP) Bank Mandiri Area Yogyakarta, Evi Martiani menargetkan pada tahun ini pengguna QRIS Livin' Merchant bisa mencapai 50.000 merchant aktif. Menurutnya digitalisasi administrasi akan memudahkan usaha mikro kecil menengah (UMKM).
"2024 ini target kami di 50.000 merchant aktif," ucapnya, Rabu (17/01/2024).
Sementara terkait data spesifik capaian di 2023 belum bisa disiarkan. Namun secara umum sudah pecah sampai angka di atas 22.000 Livin' Merchant. "Untuk tahun 2023 kami sudah pecah di atas 22.000 Livin' Merchant," katanya.
Melalui digitalisasi administrasi menurutnya pedagang bisa melihat stok dagangan. Kemudian jika UMKM membutuhkan pembiayaan juga akan lebih mudah.
"Connect dengan Livin’ Merchant kami dikenal tidak hanya di DIY, tapi bisa secara nasional bahkan dunia. Jika butuh pembiayaan untuk perluas usaha tidak perlu susah-sudah lagi."
BACA JUGA: Knalpot Brong Dilarang di DIY, Ribuan Disita Polresta Sleman
Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) Perwakilan DIY mencatat sampai dengan Oktober 2023 jumlah merchant QRIS di DIY mencapai 684.000. Kepala Perwakilan BI DIY, Ibrahim mengatakan capaian ini tumbuh 27,9% secara tahunan atau (year-on-year/yoy). "Jumlah merchant QRIS DIY per Oktober 2023 sebanyak 684.000," katanya.
Dia menyampaikan perluasan akses pembayaran digital akan membuka peluang untuk perluasan akses layanan keuangan digital lainnya. Salah satunya melalui implementasi QRIS TUNTAS (Tarik tunai, transfer, dan setor tunai).
"Selain itu, QRIS Antarnegara yang telah dikembangkan untuk memfasilitasi interkoneksi pembayaran antar negara dapat dimanfaatkan untuk menjaring retribusi pariwisata yang umumnya dikunjungi oleh turis mancanegara," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DIY mengalami deflasi 0,31% pada Juli 2026. BPS menyebut turunnya harga cabai, bawang, dan tomat menjadi penyebab utama.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.
Debit sumber air Sungai Krasak menurun sehingga Sleman menyiapkan dropping air untuk mengantisipasi kekeringan di Girikerto.