UMKM Teras Malioboro Dilatih Teknik Ubah Pengunjung Jadi Pembeli
UMKM Teras Malioboro mendapat pelatihan strategi penjualan agar mampu mengubah pengunjung menjadi pembeli dan meningkatkan omzet usaha.
Ilustrasi BRI./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—BRI Regional Yogyakarta mencatat terjadi peningkatan penyaluran kredit jelang Lebaran 2024.
Regional CEO BRI Yogyakarta, John Sarjono mengatakan peningkatan kredit ada di sektor tertentu, khususnya yang berhubungan dengan perdagangan.
Banyak pengusaha di bidang makanan dan pakaian yang membutuhkan tambahan modal kerja. Pasalnya, permintaan dari konsumen juga meningkat.
Selain dari sektor perdagangan menurutnya peningkatan kredit juga terjadi di pada sektor transportasi. "Kalau di bulan ini kami bisa meningkat sekitar 10 persen dari periode bulan sebelumnya, jadi 110 persen kalau rata-rata," ucapnya, Senin (1/4/2024).
Selain pada momen lebaran biasanya terjadi peningkatan di 5%-6%, dan dalam setahun rata-ratanya 7%-12%. Saat ini sampai Lebaran mendatang, dia optimistis bisa mencapai 11%-12%.
Dia menjelaskan ini merupakan siklus tahunan di mana peningkatan kredit akan terjadi di sektor tertentu pada momen lebaran. "Ya siklus berulang, tetapi sektor tertentu saja," jelasnya.
Sementara itu di sektor pertanian saat ini justru berbalik, karena sudah tidak musim tanam. Musim tanam biasanya meningkat pada Januari dan Juli.
BACA JUGA: Dorong Pengguna BRI Mobile, BRI DIY Gelar BRImo FSTVL
Lebih lanjut dia mengatakan, terkait dengan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) BRI saat ini di batas yang bisa dikendalikan. Hal ini lantaran proses penyaluran kredit dilakukan secara berhati-hati.
Apabila kredit macet muncul, akan segera dilakukan upaya penyelesaian secepatnya. Melakukan upaya pertama restrukturisasi bagi nasabah dengan penjadwalan ulang, dengan memberikan keringanan dan lainnya. "Berikan keringanan dan lainnya, sehingga NPL bisa tetap terjaga."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UMKM Teras Malioboro mendapat pelatihan strategi penjualan agar mampu mengubah pengunjung menjadi pembeli dan meningkatkan omzet usaha.
Para pesepeda dari dalam dan luar negeri mengikuti ajang International Veteran Cycle Association Rally (IVCA Rally) 2026, Kamis (21/5/2026)
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.