BNNP DIY Gandeng Budaya Jogja untuk Perangi Narkoba, Ini Strateginya
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Seorang warga di Kalurahan Ngalang, Gedangsari sedang menjemur gabah di pinggir jalan alternatif Gunungkidul-Sleman. Foto diambil Senin (20/2/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA— Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY mencatat panen di DIY sudah rampung 100%. Plt. Kepala DPKP DIY, R. Hery Sulistio Hermawan mengaku bersyukur masih ada panen di Juni 2024 sekitar 10.000 hektar di Kabupaten Kulonprogo, Sleman, Bantul, dan sedikit di Kulonprogo.
"Ya sudah 100%," ucapnya beberapa hari lalu.
Dia menyebut berdasarkan catatan dari aplikasi Sistem Informasi PDPS (Penguatan Data Pangan Strategis) tercatat luas panen Mei 2024 mencapai 12.061 hektar. Paling luas di Kabupaten Kulonprogo 4.500 hektar, Kabupaten Sleman 3.000 hektar, dan Kabupaten Bantul 2.600 hektar.
Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat harga gabah bulan Juni 2024 berdasarkan hasil observasi 50 transaksi 44% nya berupa Gabah Kering Panen (GKP) dan 56% nya merupakan Gabah Kering Giling (GKG). Tercatat harga gabah tertinggi Rp6.800 per kg kualitas GKG varietas Inpari dan Sri Putih. Sementara harga terendah Rp5.300 per kg kualitas GKP varietas Inpari, Suppadi, dan IR-64.
BACA JUGA: Sempat Turun di Mei 2024, Harga Gabah Bakal Naik Lagi Bulan Ini
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan GKG di tingkat petani secara bulanan atau (month-to-month/mtm) mengalami kenaikan 10,10% menjadi Rp6.507,14 per kg dan GKG tingkat penggilingan naik 10% menjadi Rp6.592,86 per kg. Sementara GKP di tingkat petani turun 2,23% menjadi Rp5.490,91 per kg dan GKP di tingkat penggilingan turun 2,21% menjadi Rp5.540,91 per kg.
"Kami tidak menemukan di dalam observasi gabah diluar kualitas," kata Herum.
Lebih lanjut dia mengatakan, rata-rata harga gabah di tingkat penggilingan pada Juni 2023 - Juni 2024 GKG secara tahunan atau (year-on-year/yoy) naik 13,54% dan GKP naik 12,38%.
Ia menyebut kenaikan ini dipengaruhi oleh peraturan dari pemerintah terkait harga patokan dan terjadinya kemarau panjang tahun lalu. Sehingga Agustus 2023 sampai dengan Februari 2024 harganya cenderung naik.
"Kenaikan harga gabah juga diikuti kenaikan harga beras," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.